oleh

Kurang Asupan, Lafdi Sebut  Riswan Mengalami Dehidrasi Politik

-Daerah-3.021 views
Kepala Kesbangpol Halbar

JAILOLO – Pernyataan Juru Bicara (Jubir) Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Halmahera Barat (Halbar) Riswan Hi. Kadam, tentang dana pinjaman Pemkab Halbar di Bank BPD Maluku, kembali mendapat tanggapan.

Tanggapan kali ini datang dari Kepala Kesbangpol Halbar M. Syarif Ali, ketika menghubungi wartawan, Kamis (11/7/19), tadi.

Kepada wartawan, Lafdi sapaan akrab M. Syarif bahkan menyebut Riswan mengalami Dehidrasi Politik, karena kekurangan asupan, sehingga Riswan membuat pernyataan soal pinjaman Pemda Halbar di Bank BPD pada 2017 silam, sangat bertentangan dengan pernyataan Riswan pada tahun 2018.

Menurut Lafdi, pada saat peroses pinjaman Pemkab Halbar ke Bank BPD tahun 2017, Riswan sangat memahami dan mengikuti seluruh tahapan dan mekanisme pinjaman. Hal itu diperkuat,  disaat isu pinjaman ini menguak ke publik,  satu-satunya anggota dewan yang lantang mengatakan bahwa pinjaman tidak bermasalah dan sesuai prosedur adalah Riswan sendiri.

“Jadi pernyataan pak Riswan itu, seperti orang mengalami Dehidrasi politik dan kekurangan asupan,”cetusnya.

Mantan Kabag Humas Pemkab Morotai ini, bahkan menyarankan agar Riswan melakukan tes kesehatan otak, sehingga memori sebelumnya tersimpan rapi dan tidak amnesia.

“Pak Riswan harus lakukan tes otak,”katanya.

Lafdi mengaku, bagaiman bisa Riswan katakan ada temuan, sementara Riswan sendiri tau di kepemimpinan Danny Missy, Pemkab Halbar meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama dua tahun berturut turut dari BPK Perwakilan Malut.

“Dari sini masyarakat sudah sangat cerdas menilai arah kiblat pernyataan Riswan larinya kemana dan pasti larinya pada kepentingan politik,”pungkasnya.

(HB)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *