
Merespons kondisi tersebut, CSR Harita Nickle Division memiliki konsep penyelesaian masalah sampah dari hulu ke hilir. Adapun tiga langkah yang terdapat dalam konsep tersebut adalah meminimalkan timbulnya sampah (reduce), melakukan pengolahan sampah (recycle), serta memilah sampah yang masih bisa dimanfaatkan kembali (reuse).
Harita Nickle Division menggandeng masyarakat dalam menjalankan program ini demi terwujudnya lingkungan hidup yang bersih dan nyaman bagi setiap orang. Setidaknya ada dua produk olahan sampah dari penanganan terpadu ini.
Pertama, sampah organik dapat diolah menjadi kompos dengan menggunakan mesin pencacah dan mesin rotary kiln komposter. Kedua, sampah anorganik jenis plastik akan diproses menjadi biji plastik yang dapat memiliki nilai jual.
Dengan konsep tersebut, CSR Harita Nickle Division berkomitmen akan terjadi penurunan timbunan sampah hingga 85 persen sehingga sampah yang dibuang di tempat pembuangan akhir (TPA) hanya sekitar 15 persen. Dua target diharapkan sudah tercapai tahun 2019
4. langkah Konkret Harita “Perangi” Sampah di Kawasi

Kegiatan soft launching ini menandai dimulainya komitmen bersama antara pihak perusahaan, pemerintah Desa dan masyarakat dalam menanggulangi masalah sampah di Desa Kawasi. Sementara ini sosialisasi akan terus digalakkan untuk menimbulkan kesadaran dalam pengelolaan sampah yang baik. Sambil berjalannya waktu, tempat pembuangan akhir (TPA) milik Harita Nickle Division terus dibangun secara optimal, termasuk pelengkapan mesin-mesin pengolah sampah yang representatif. Semua itu demi terciptanya Desa Kawasi yang bersih, sehat dan nyaman dihuni.” Kata Dea Maulana Yusuf selaku Superintendent Community Development CSR.
Dea bilang, program ini bertujuan menciptakan Desa Kawasi bebas sampah pada tahun 2019. Program ini tidak mungkin diselesaikan jika pihak perusahaan dan masyarakat berjalan sendiri-sendiri.
“Mari kita selesaikan masalah sampah ini bersama agar tidak mengganggu lingkungan kita,” ajak Dea yang juga penanggung jawab kegiatan.
5. Bagimana Respon Pemerintah Desa Kawasi dan PKK Kawasi ?
