oleh

Pecat Kepala BPD, Syahril: Kades Tidak Paham Aturan

-Daerah, Halmahera-1.019 views

Halsel – Kisruh internal antara kepala desa Wayatim dan pengurus BPD kembali bergejolak. Hal ini diungkapkan oleh Syahril selaku Plt kepala BPD desa Wayatim, Senin (10/12/2018).

Syahril, ketika dikonfirmasi oleh wartawan fokusmalut.com via telephone menceritakan kronologis awal hingga dirinya dipecat secara tidak terhormat oleh kepala desa.

Sebelum mencalonkan diri sebagai calon kepala desa (Cakades), Jainudin saat itu masih aktif sebagai kepala BPD Wayatim.

”Memang benar pada saat itu bapak Jainudin posisinya masih aktif sebagai ketua BPD Wayatim“, ujar Syahril.

Paska panitia pemilihan kepala desa terbentuk dirinya mundur dan mencalonkan diri sebagai calon kepala desa.

Sehingga anggota BPD Wayatim mengambil kebijakan dan saat itulah Syahril ditunjuk langsung sebagai pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan jabatan.

“Saat mengundurkan diri masih tersisah empat orang anggota BPD aktif yakni Adam, Jasmin, Asri dan Saya sendiri“, ungkap Syahril.

Sejak Jainudin dilantik sebagai kepala desa Wayatim pada bulan Desember 2017 lalu, dengan menggunakan kekuasannya mengangkat Asri sebagai kepala BPD tanpa ada SK.

Hal serupa dimaksudkan untuk memuluskan urusan pencairan anggaran tahap II tahun 2017 dan tahap I tahun 2018.

Anehnya, hak intensive yang seharusnya diterima oleh pengurus BPD setiap bulan namun tidak diberi sama sekali, malahan yang diberikan ialah pengurus BPD yang baru diangkat tanpa ada SK definitive.

“Saya sangat kecewa dengan sikap kepala desa yang diam–diam sudah memecat saya kemudian mengangkat orang lain tanpa ada SK dan haknya selalu diberikan setiap bulan“, ujar Syahril dengan nada yang keras.

Sementara Jainudin, kepala desa Wayatim saat dikonfirmasi wartawan fokusmalut.com via telephone 0813-4238-XXX berulang kali namun handphonnya tidak bisa terhubung atau sedang berada diluar jangkauan.

Sekedar diketahui bahwa pada saat pencairan anggaran ADD dan DD serta laporan pertanggung jawaban (LPJ) untuk pencairan anggaran tahap II tahun 2017 dan tahap pertama tahun 2018 kepala desa menggunakan SK kepengurusan Syahril sebagai Plt BPD Wayatim.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *