Pelayanan PDAM Lobar Dikeluhkan Warga

Seperti yang saya katakan tadi, jangankan musim kemarau begini, musim hujan saja masih macet. Makanya saya sebut Dirut PDAM ini tidak mampu menjalankan Managerial, tidak memahami seluk beluk tata kelola Perusahaan Daerah, dan proses terpilihnya menjadi Dirut mesti dipertanyakan, lalu ada apa lagi koq dengan Dirut ini kok dia begitu nyaman bertahan sebagai Dirut sementara kinerja pelayanannya selama ini banyak mengantongi Rapot Merah namun selalu ditutup tutupi.

Retribusi sampah maupun retribusi lain merupakan hal yang ganjil ditarik oleh PDAM, bahkan PDAM memaksa para pelanggan membayar dengan ancaman tak mau menerima atau menerbitkan bukti pembayaran apa bila pelanggan menolak membayar retribusi sampah atau retribusi lain diluar pembayaran pemakaian pelanggan.

“Ini khan pemerasan namanya, kendati ini adalah titipan dari Pemerintah Lombok Barat, sebab bukan ranah PDAM menarik retribusi sampah.

Selain retribusi sampah, ada retribusi lain yang tidak tertulis pada print out kwitansi rekening pelanggan pada saat pembayaran yang dilakukan diluar kasir kantor pusat dengan nilai cukup signifikan, dimana hingga hari jni masih bersipat misterius karena baik pemerintah maupun PDAM berusaha menutup hal ini dengan rapi.

Ini adalah temuan yang pernah terungkap, namun tak pernah digubris padahal nilainya begitu signifikan.

Aksi berlangsung lancar dan aman, kendati masa aksi membawa simbol berupa sampah dan telur busuk yang dilempar ditembok dan halaman kantor PDAM untuk mengingatkan Dirut yang konon ke Jakarta sehingga tidak bisa menemui pelanggan yang datang Aksi.

Baca Juga:  KPK Dalami Uang Suap Zumi Zola ke Anggota DPRD Jambi

Dirut PDAM beralasan sedang ditempat, sementara masa aksi ditemui Sekretaris bidang pelayanan yang menyanggupi memberikan solusi jangka pendek sedangkan pelanggan membutuhkan solusi yang utuh sesuai kewajiban PDAM melayani pelanggan.

Masa aksi akhirnya menarik diri dan memberikan tempo 3 x 24 Jam pada PDAM untuk memperbaiki pelayanan, sesuai tuntutan. Apa bila dalam waktu yang sudah ditetapkan, maka kami akan datang dengan sikap yang berbeda dan jumlah masa yang jauh lebih beaar dibanding hari ini.”Tutup Sahib”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *