Pemdes Kawasi Dorong Literasi di Desa

HALSEL – Pemerintah desa Kawasi kecamatan Obi kabupaten Halmahera Selatan melakukan kampanye “Anak Torang Bisa Cerdas Dengan Membaca (ABCD)” untuk meningkatkan kualitas literasi di Desa Kawasi, Kecamatan Obi.

Kegiatan yang terselenggara atas kerja sama Pemdes dengan Masyarakat berlangsung pada 9 hingga 10 Agustus 2025 itu, terdapat kurang lebih 280 peserta yang ambil bagian dalam acara yang berlangsung meriah tersebut.

Peserta merupakan orang tua murid, guru, serta murid yang berasal dari SDN 217 Halmahera Selatan, SMP Loji Permai, dan SMA Tunas Muda. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah petinggi perusahan Dinas Pendidikan.

Sinergi yang terjalin antarpihak itu diharapkan mampu membuat berbagai program pendidikan di Desa Kawasi berlangsung optimal.

Terdapat bermacam kegiatan edukatif dalam kampanye literasi ABCD ini. Pada hari pertama, lomba mendongeng dan lomba pembuatan media belajar berhasil menjadi daya tarik para pelajar. Mereka saling beradu inovasi dan kecakapan, baik secara kelompok maupun individu. Dengan adanya perlombaan ini, diharapkan minat membaca, menulis, dan menghitung para pelajar sekolah di Desa Kawasi dapat mengalami peningkatan.

Pada hari kedua, kampanye literasi ABCD berlangsung semakin meriah. Para peserta berbaur dalam sebuah pawai pendidikan. Mereka berjalan mengitari desa untuk menyampaikan berbagai pesan-pesan persuasif terkait peningkatan kualitas pendidikan, terutama ajakan untuk gemar membaca.

Selain itu, pada hari ini juga berlangsung pentas tari tradisional, pentas puisi, dan juga sesi pembagian hadiah dari berbagai lomba yang terselenggara.

Baca Juga:  Jadi Guru Di Perbatasan, Satgas Yonif 413 Bremoro Beri Wawasan Kebangsaan

Seorang siswi dari SDN 217 Halmahera Selatan bernama Aliman mengaku senang dengan adanya kampanye literasi ABCD ini. Menurut ade Aliman, kegiatan ini membuat minatnya terhadap mendongeng semakin besar.

“Senang karena kita bisa belajar mendongeng. Senang juga karena dapat banyak buku,” ungkapnya yang juga menjadi salah satu pemenang dalam perlombaan mendongeng pada kampanye literasi ABCD kali ini.

Menurut Kepala Desa Kawasi, Arifin Saroa, sinergi berbagai pihak sangatlah penting untuk mewujudkan pendidikan yang komprehensif.

“Karena pendidikan literasi tidak bisa diserahkan kepada pihak sekolah saja. Diperlukan dukungan dari orang tua dan masyarakat,” ungkapnya

Ia juga mengatakan bahwa sejauh ini kepedulian terhadap literasi di kalangan masyarakat masih kurang, karena sebagian besar dari mereka hanya menyerahkan proses pendidikan kepada sekolah.

Pihak Dinas Pendidkan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kampanye literasi ABCD ini.

Menurutnya, desa Kawasi terkategori ke dalam daerah terluar, terpecil, dan terpencar yang membutuhkan perhatian khusus dalam segi pendidikan.

“Alhamdulillah untuk menanggapi hal itu,Pemdes Kawasi sudah memerhatikannya,” ujar Halifat. (bz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *