oleh

Perkuat Kapasitas SDM Pengawas Pemilu, Bawaslu Malut Gelar Bimtek

-Politik-1.023 views
Suasana Bimtek Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Malut | Foto: Iel

Ternate, FocusMalut.com | Badan Pengawas Pemilu Maluku Utara (Bawaslu Malut) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka peningkatan kapasitas SDM Pengawas Pemilu untuk Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Provinsi Maluku Utara Tahun 2019.

Kegiatan Bimtek akan berlangsung selama tiga hari terhitung sejak tanggal 8-10 Februari di Meeting Room Halmahera B Grand Daffam Bella Hotel Kota Ternate, Jumat (8/2/19), yang dihadiri oleh Komisioner Bawaslu Malut, seluruh Ketua dan anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Maluku Utara serta Sekretariat Bawaslu Se-Maluku Utara.

Kegiatan ini akan menjadi wadah diskusi agar seluruh anggota Bawaslu Kabupaten/Kota maupun komisioner Bawaslu Maluku Utara dapat memahami peran serta tugas dan fungsi masing-masing.

Ketua Bawaslu Malut, Muksin Amrin Saat diwawancarai menyampaikan bahwa kegiatan ini dalam rangka peningkatan kapasitas SDM dalam menghadapi tahapan pemilu yang hampir selesai.

Adapun tahapan yang paling krusial menurut Muksin Amrin adalah pemungutan dan perhitungan suara pada saat 17 April 2019.

Menurutnya, ini menjadi tahapan yang paling disoroti oleh publik dan teknisnya sedikit rumit karena ada lima jenis surat suara yang berbeda baik pileg maupun pilpres serta waktu hitung pungutnya juga secara bersamaan.

Muksin Amrin berharap agar semua penyelenggara pemilu tetap siaga untuk mengantisipasi jangan sampai ada masalah yang terjadi dikemudian hari.

Terkaitdengan lima jenis surat suara yang berbeda merupakan tanggung jawab bersama seluruh penyelenggara agar memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Hal ini diantisipasi jangan sampai masih ada masyarakat yang belum memahami warna surat suara baik DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD RI serta Presiden dan Wakil Presiden.

Mengenai dengan Kesiapan dalam mengahadapi pemilu 2019, Muksin Amrin juga Menyampaikan bahwa Bawaslu dalam tahapan konsentrasi merekrut Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) sebanyak 3.337 orang yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota.

Perekrutan pengawas TPS berdasarkan UU No 7 Tahun 2017 tentang pemilihan Umum dan Perbawaslu Nomor 19 Tahun 2017 tentang pembentukan, pemberhentian, dan pergantian antar waktu Bawaslu Provinsi, Bawaslu Kabupaten/kota, Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Kelurahan, Panitia Pengawas Pemilihan Umum Luar Negeri dan Pengawas TPS.

Perekrutan PTPS sendiri sudah diumumkan sejak 4-10 Februari 2019. Jika belum memenuhi kuota maka diperpanjang hingga 22-24 Februari 2019.

Setelah seluruh penyelenggara tingkat TPS terbentuk maka Bawaslu Kabupaten/Kota akan melantik PTPS pada tanggal 23 Maret 2019. (ieL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *