oleh

Pihak Pertamina Ungkap Penyebab BBM Langka di Bacan

-Kabar Utama-1.471 views
Suasana, kendaraan roda dua saat antri di SPBU Labuha berapa waktu lalu. (foto Safri Noh,Cermat)

TERNATE –  Belakangan ini Warga Bacan dan sekitarnya kesulitan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium, Pertalite hingga Solar di Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Labuha dan SPBU babang, kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Hal itu dikarenakan beberapa waktu kemarin Maluku Utara dilanda Gempa hingga berpotensi tsunami,  itulah yang mengakibatkan jadwal kapal penyuplai dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Bitung, Wayamli dan Jayapura ke Bacan terganggu. Sehingga BBM jenis  Premium, Pertalite  mengalami kelangkaan.

Sales Branch Manager (SBM) PT Pertamina Maluku Utara, Gilang Hisyam Hasyemi kepada wartawan mengungkapkan, gempa di Maluku Utara kemarin mempengaruhi jadwal keberangkatan kapal penyuplai yang mengekibatkan penyeluran minyak terhambat ke TBBM.

“Dengan alasan kondisi alam, jadwal keberangkatan kapal terhambat karena isu tsunami,” kata SBM PT Pertamina Maluku Utara, Gilang di Caffe Jarod, Sabtu (07/12/19).

Terkait adanya antrian di SPBU Labuha dan SPBU Babang, pihaknya meminta maaf atas kejadian tersebut. Untuk itu, Ia menjaminkan kejadian antrian tidak akan terulang lagi mulai pada tanggal Sabtu 7 Desember 2019 ini dipastikan sudah kembali normal. Menurut Gilang, BBM jenis Pertalite  yang disuplai ke SPBU Bacan  sebanyak 15 hingga 20 ton/ kiloliter (KL) dan untuk ke APMS 10 hingga 15 KL.

“Mengenai isu kelangkaan stok BBM d Bacan, kami himbau masyarakat untuk tetap tenang, kami jaminkan kondisi sudah kembali normal,” katanya.

Tak hanya itu, untuk tetap memenuhi kebutuhan masyarakat di Labuha dan sekitaranya pihak Pertamina juga akan menyeluran minyak dari TBBM ke SPBU dan APMS yang selama ini tidak pernah disuplai.

“ Yang kita disuplai 15 sampai 20 KL khusus untuk pertilite saja untuk Labuha  dan Babang,” singkat Gilang.

Sebelumnya dari beberapa hari kemarin, Pantauan wartawan di SPBU Labuha dan Babang para pengendara roda empat dan roda dua terpaksa harus mengantri berjam-jam untuk mengisi BBM, dikarenakan stok jenis Premium dan Pertalite kosong.

(Bmz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *