oleh

Polres Halsel Gelar Apel Operasi Bina Waspada II Kieraha 2019

-TNI-POLRI-703 views
Wakapolres Halsel Kompol Wahyu Adi Waluyi, Saat Membacakan Sambutan Kapolda Maluku Utara Pada Apel Operasi Bina Waspada II Kieraha 2019 | Foto : Rizky Humas Polres.

LABUHA – Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Selatan menggelar Apel Operasi Bina Waspada II Kieraha 2019 dalam rangka Upaya Pencegahan dan Penangkalan Paham Serta Organisasi Radikal, Aliran Sesat dan Anti Ideologi Pancasila diwilayah hukum Polres Halsel, Rabu (21/08/2019).

Pada kesempatan tersebut Wakapolres Halsel Kompol Wahyu Adi Waluyi, didaulat sebagai pimpinan apel gelar dengan sandi Bina Waspada II Kieraha 2019, PJU Polres Halsel dan peserta upacara terdiri dari Peleton Sat Samapta, gabungan staf, Sat Lantas dan gabungan Reskrim Intel.

Operasi ini dimulai dengan ditandai penyematan pita operasi pada perwakilan personil.

Wakapolres Halsel, Kompol Wahyu Adi Waluyi yang membacakan sambutan Kapolda Maluku Utara, Brigjen Pol Suroto yang mana menyampaikan operasi ini merupakan langkah awal mengecek kesiapan sebelum pelaksanaan operasi.

Selanjutnya, Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan serta kepekaan masyarakat Maluku Utara terhadap pengaruh penyebaran paham serta organisasi radikal, aliran sesat dan anti ideologi Pancasila yang dapat merusak kesadaran serta sikap toleransi masyarakat dalam kehidupan beragama.

Selain itu, Operasi ini juga bertujuan untuk mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif diwilayah hukum Polda Maluku Utara.

“Sesuai data intelejen bahwa Provinsi Maluku Utara masih terdeteksi adanya keberadaan organisasi atau paham radikal, aliran sesat dan anti ideologi Pancasila dengan modus kegiatan kegiatan tertentu” ucap Wakapolres

Di akhir sambutan Kompol Wahyu Adi Waluyi, menyampaikan harapannya agar seluruh anggotanya dapat melaksanakan tugas sebaik baiknya dengan mengoptimalkan waktu operasi yang telah di tentukan selama 15 hari terhitung mulai tanggal 21 Agustus sampai dengan 4 September 2019, “jaga diri rekan rekan dengan mengedepankan kegiatan pembinaan dan penyuluhan serta ‘dor to dor’ serta mengajak warga bekerjasama dalam rangka mewaspadai penyebaran paham serta organisasi radikal, aliran sesat dan anti ideologi Pancasila” akhirnya. (IL Fcs)

Komentar