oleh

PPK Patani Timur Diduga Lakukan Penggelambungan Suara

Empat Parpol Walk Out

Penyerahan form keberatan oleh saksi Sahrun Djafar kepada ketua KPU Halteng

WEDA – Empat Partai Politik (Parpol) menolak hasil pleno Rakapitulasi suara Daerah Pemilihan (Dapil) II.

Dapil II yang terdiri dari Kecamatan Patani Utara, Patani Timur, Patani Barat, Patani serta Pulau Gebe itu, hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat KPU Halteng ditolak empat Parpol dan melakukan walk out.

Empat Parpol yang menolak hasil rekapitulasi suara Dapil II itu yakni, PDI-P, PKB, Perindo dan PSI. Empat Parpol yang menolak ini bermula dari saksi PDI-P Sahrun Djafar memprotes hasil rekapitulasi dan sempat melakukan adu argumen dengan ketua PPK Patani Timur dan saksi dari Parpil Lain, sehingga nyaris berunjung perkelahian, namun kericuhan tidak berlangsung lama, karena dapat di lerai aparat keamanan yang berada di ruang pleno.

Menurut Sahrun Djafar, PPK Kecamatan Patani Timur telah melakukan pengelembungan suara terhadap caleg. Pengelembungan suara dilakukan dengan cara mengalihkan suara caleg lain ke caleg atas nama Kabir Hi Kahar partai PDI-P,”ungkap Sahrun Djafar kepada wartawan Sabtu, (4/5/19) saat walk out dari ruangan pleno.

Sahrun menambahkan, selain pengelembungan suara, PPK Patani Timur  telah memakai Form DA-1 Plano sebanyak dua plano serta video penandatanganan plano sebelum perhitungan suara pada pemilu lalu.

Tidak puas dengan hasil yang disampaikan oleh ketua KPU Halteng Abubakar Ibrahim, Sahrun dan Saksi lain mengisi form keberatan serta menolak hasil pleno rekapitulasi kecamatan patani timur dan walk out dari ruangan pleno.

“Kami menolak hasil pleno Kecamatan Patani Timur,”teriak saksi empat Parpol, sembari meninggalkan ruang pleno.  

(iLx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *