
Pada kesepatan itu, FGD yang mengusung tema Ternate Beyond – TIC melibatkan sejumlah stakeholder di bidang kepariwisataan termasuk pemilik hotel, salon dan spa serta agen-agen perjalanan wisata di Kota Ternate.
Dalam pemaparannya Samin menyatakan, Ternate Beyound – Tourism Information Center atau TIC adalah inovasi pengembangan pariwisata di Kota Ternate. Dengan adanya pusat informasi turis (TIC), kata Dia, para wisatawan yang datang ke Ternate akan dengan mudah mendaptkan berbagai informasi tentang obyek wisata.
Sehingga turis mancanegara ataupun turis domestik kedepan saat mengunjungi Kota Ternate tidak akan nyasar karena pusat informasi akan memberikan gambaran secara detail tempat wisata yang dituju beserta rute dan angkutan yang bisa digunakan,” ucap Dia
Sedangkan untuk pusat informasi turis yang dibangun, akan berlokasi di pusat kota, tepatnya di kawasan jembatan Resident dan di sekitar areal Bandara sebagai salah satu pintu masuk selain pelabuhan tentunya.
FGD yang dilaksanakan oleh reformer Samin Marsaoly ini mendapat dukungan dari berbagai pihak termasuk pemilik dan pengelola hotel serta agen-agen perjalanan wisata serta stakeholder lainnya.
Selain itu juga dukungan pelaku usaha pariwisata di Kota Ternate, salah satunya dari Grand Daffam hotel serta Aosiasi Travel dan Agen (ASITA). (red)
