oleh

Rehabilitasi Pecandu Narkoba di Malut Meningkat

-Daerah-1.185 views
Kepala BNN Provinsi Malut, Brigjen Pol. Drs Edi Swasono. [ Foto : IL/Fokus Malut ]

TERNATE – Rehabilitasi pecandu Narkoba secara sukarela di Maluku Utara mengalami peningkatan. Hal ini disampaikan kepala BNNP Malut, Brigjen Pol. Drs Edi Swasono, diruang kerjanya, Selasa (10/12/2019).

Menurut jenderal bintang satu ini, target yang harus dicapai sampai bulan Desember tahun 2019 ini sudah terpenuhi di klinik Pratama BNNP Malut sejumlah 50 klien pecandu dengan rincian rujukan rawat inap 1 klien karena tingkat adiksi yang cukup parah.

Selanjutnya 10 pecandu melaporkan diri secara sukarela untuk direhabilitasi. Selain itu tim rehabilitasi yakni konselor adiksi dan fasilitator juga melakukan penjangkauan dengan Skrining Intervensi Lapangan (SIL) dan berhasil menjangkau 24 pecandu. Sementara dari kasus hukum Narkoba baik yang ditangani Polda Malut maupun BNNP Malut ada 16 pecandu.

“Capaian rehabilitasi tak  terlepas dari semakin tinggi kesadaran masyarakat di Maluku Utara bahwa pecandu adalah korban yang harus direhabilitasi,” jelasnya.

Selanjutnya, Brigjen Pol Drs Edi Swasono menambahkan, fungsi rehabilitasi sebagai langkah kuratif dan merupakan strategi menurunkan demand atau permintaan akan Narkoba.

“jadi orang tak terpengaruh walaupun suplai Narkoba banyak,” tegasnya.

Untuk diketahui jumlah pengguna Narkoba di Malut berdasarkan survei berjumlah 13.181, maka target rehabilitasi harus naik.

“Untuk itu pihaknya akan melakukan sosialisasi lebih intens dengan melibatkan unsur masyarakat, ” ungkap pria yang sebelumnya menjabat Dirkrimsus Polda Papua ini.

Selain itu pecandu yang telah direhabilitasi juga tetap dijaga agar tidak kambuh.

“Di tahun 2020 akan ada agen pemulihan untuk memastikan pecandu yang telah direhabilitasi tidak relaps (kambuh),” tegasnya. [ IL Fcs ]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *