oleh

Sekda Irup Hut Damkar, Satpol-PP dan Linmas

Sekda Halbar, Syahril Abd Rajak pimpin Upacara Hut Damkar, Satpol-PP dan Linmas

JAILOLO – Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Damkar ke-100, Satpol-PP ke-69 dan Sat Linmas Ke-57 pada, Senin (18/03/2019) yang di pimpin Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Syahril Abd Rajak berjalan khidmat.

Upacara tersebut berlansung di halaman Kantor Bupati Halbar Desa Porniti Kecamatan Jailolo yang di hadiri oleh, Wakil Bupati Halbar Ahmad Zakir Mando,S.sos, Dandim 1501/ Ternate Letkol Kav Bambang Sugiarta,SH.Mm.M.tr (Han), Kapolres Halbar AKBP Denny Heryanto, SIK.M.Si, Sri Sultan Jailolo Achmad Syah, Ketua STPK/Banau Dr. Dadang Hindayana, Kepala Pertanahan Kab Halbar Dr. Iwan Setiawan M.Si, Kapolsek Jailolo Iptu La Ode Labadao, Para staf ahli, Asisten, dan pimpinan SKPD lingkup pemda Halbar serta tamu undangan yang hadir 200 Orang.

Sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang dibacakan oleh inspektur Upacara Syahril Abdurrajak yaitu, Peringatan HUT Pemadam Kebakaran ke-100, HUT Satpol PP ke-69, dan HUT Sat Linmas ke-57 mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk lebih meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, menjunjung tinggi ideologi pancasila, menjadi sarana pemersatu bangsa, megutamakan kepentingan bangsa dan negara serta mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi dan golongan, dalam upaya mewujudkan ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat.

“Pemadam kebakaran, Satpol PP dan Sat Linmas bukan hanya penjaga kota yang bertindak pasif, tetapi lebih dari itu berperan aktif dalam proses pembangunan, melindungi hasil pembangunan dan memberikan perlindungan masyarakat, dengan tujuan akhir peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk terlibat aktif dalam menyukseskan agenda nasional bangsa indonesia.”ungkap Syahril.

Lanjut Syahril, peran penting pemadam kebakaran, satpol pp, dan sat linmas tercermin dari tugas dan tanggungjawabnya. Tugas pemadam kebakaran adalah melakukan pencegahan, pengendalian, penyelamatan, dan penanganan bahan berbahaya beracun kebakaran, melakukan inspeksi dan investigasi kejadian kebakaran pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran serta penyelamatan dalam kondisi yang membahayakan manusia.

“Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) dibentuk untuk menegakkan Perda dan menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman serta menyelenggarakan perlindungan masyarakat.”tuturnya.

Baca Juga:  43 Titik Lampu Jalan Kota Bobong Ditargetkan Aktif Kembali

Mantan Kadis keuangan ini juga mengatakan, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa, negara indonesia akan memasuki agenda nasional yang sangat penting, menjadi puncak indikator kualitas penyelenggaraan demokrasi indonesia, yaitu pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan legislatif secara serentak.

“jadi seluruh aparatur pemerintahan dan komponen bangsa lainnya mempunyai kewajiban untuk menyukseskan pelaksanaan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif, mari bersama-sama kita jaga kualitas penyelenggaraan pemilu ini agar berjalan sesuai dengan kaidah-kaidah demokrasi, luber dan jurdil serta bermartabat. Menjadi barisan terdepan dalam melawan racun demokrasi, yaitu politik uang, politisasi sara, serta penyebaran ujaran kebencian, fitnah, dan hoaks, harus dipastikan agar semua pihak dan komponen bangsa ini mematuhi aturan dan berpolitik secara elegan, sehingga proses demokrasi ini nantinya akan melahirkan pemimpin bangsa yang berkiblat kepada kepentingan masyarakat, serta bangsa dan negara indonesia.”ujarnya.

Orang nomor tiga Halbar itu juga menyatakan bahwa, aparatur pemadam kebakaran, Satpol PP dan Sat Linmas sebagai aparatur pemerintahan daerah yang memiliki kompetensi handal di bidangnya, telah dibekali dengan kecerdasan lapangan sesuai dengan kondisi geografis daerah, berperan penting, turut menjaga ketenteraman dan ketertiban umum dalam proses demokrasi ini. Mengawal proses demokrasi sampai ke tingkat masyarakat, dengan tetap siaga menjaga keamanan fasilitas pemerintahan, fasilitas umum, dan objek vital masyarakat lainnya.

“Namun begitu, dengan beratnya tugas dan tanggung jawab yang diemban, sungguh-sungguh saya ingatkan bahwa seluruh aparatur sipil negara harus menjaga netralitas dalam proses pemilihan umum ini. netralitas seluruh aparatur sipil negara akan turut mempengaruhi berjalannya seluruh proses demokrasi sesuai dengan ketentuan.”ucapnya.

Syahril berharap dengan usia Pemadam Kebakaran ke-100, Satpol PP ke-69, dan Sat Linmas ke-57, agar terus tingkatkan kapasitas aparatur dan kelembagaan guna mewujudkan perlindungan masyarakat dalam mencapai tujuan pembangunan negara ini.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kekuatan dan bimbingan kepada kita dalam melaksanakan setiap tugas dan pengabdian bagi bangsa dan negara yang sama-sama kita cintai ini.”tandasnya.

(HB/PN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *