Tekan Stunting, Pemda Halsel Luncurkan Tiga Program Inovatif

  1. Hari Pemberian Tablet Tambah Darah (Hari PEMDA): Hari PEMDA akan dilaksanakan setiap hari Jumat, dengan tujuan untuk memerangi anemia pada remaja putri melalui pemberian tablet tambah darah. Program ini akan menjangkau seluruh sekolah menengah pertama dan atas di 30 kecamatan dan 249 desa di Halmahera Selatan, dengan pengawasan ketat dari lintas sektor terkait.
  2. Aplikasi Program Literasi Stunting (Prolista): Aplikasi Prolista merupakan terobosan digital yang menyediakan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai stunting dan pencegahannya. Dengan aplikasi ini, diharapkan keluarga dan petugas kesehatan dapat mengakses informasi yang diperlukan untuk mengatasi stunting secara efektif.
  3. Sarana Implementasi Kontrasepsi Berkualitas (SIKAT): SIKAT berfokus pada peningkatan kualitas dan akses layanan kontrasepsi bagi masyarakat, sehingga membantu keluarga dalam perencanaan dan pengaturan kelahiran secara bijaksana.

Dalam sambutannya, Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga untuk memastikan keberhasilan program ini.

“Kami berkomitmen untuk menurunkan angka stunting di Halmahera Selatan dengan langkah-langkah yang inovatif dan kolaboratif, sejalan dengan amanat Keputusan Presiden Nomor 72 Tahun 2021,” ujar Bupati Bassam.

Ia menambahkan bahwa Hari PEMDA akan dipantau oleh berbagai instansi untuk menjamin pelaksanaan yang tepat dan efektif di sekolah-sekolah. “Peran guru sangat krusial dalam pengawasan pemberian tablet tambah darah di sekolah. Saya mengajak seluruh tenaga pengajar untuk turut mensosialisasikan manfaat tablet ini kepada siswa, terutama dalam mengurangi risiko anemia pada remaja putri,” kata Bupati Bassam.

Baca Juga:  Program CSR Wujudkan Generasi Lingkar Tambang Lebih Sehat

Lebih lanjut, Bupati Bassam menjelaskan bahwa anemia pada siswa dapat mengganggu konsentrasi belajar dan melemahkan sistem imun tubuh, yang berdampak pada kesehatan dan prestasi akademik mereka. Oleh karena itu, langkah ini juga diharapkan dapat mempersiapkan remaja putri sebagai calon ibu yang sehat dan bebas dari stunting.

“Dengan memberikan tablet tambah darah, kita membekali remaja putri dengan kesehatan yang lebih baik, sehingga mereka siap menjadi ibu yang melahirkan generasi masa depan yang sehat,” ungkapnya.

Selain mencegah anemia, program ini juga dirancang untuk menekan angka stunting di Halmahera Selatan. Bupati Bassam menekankan bahwa kesehatan remaja putri merupakan fondasi penting dalam membangun generasi masa depan yang bebas dari stunting.

“Sebagai calon ibu di masa depan, kalian berperan penting dalam membentuk generasi sehat dan bebas stunting. Kita harus memulai dari sekarang,” tegas Bupati Bassam kepada para siswa (bz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *