oleh

Warga Malut Desak KPU RI Segera Tindak Lanjut Rekomendasi Bawaslu Malut

-Politik-198 views

Jakarta – Pasca persidangan sengketa nomor 36/PHP/Pilgub Maluku Utara tahun 2018 oleh Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia, pada tanggal 05/11/2018.

Maka, untuk mengawal Demokrasi, Masyarakat Maluku Utara yang berada di Jakarta kembali mendatangi KPU RI guna mendesak agar pihak penyelenggara segera menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu Malut yang mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut 3 ( AGK-YA) karena dinilai melakukan berbagai macam pelanggaran Pemilu secara TSM.

Dalam tuntutan Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Indonesia mendesak dan mengusut tuntas dan tangkap serta proses sesuai aturan Hukum yang berlaku para pelaku kecurangan pada pilkada maluku utara, KPU segera menindaklanjuti temuan Bawaslu dan menetapkan diskualifikasi paslon nomor 3, MK RI harus melihat persoalan Pilkada Malut secara konfrensif bahwa ada bentuk pencideraan Demokrasi yang dilakukan oleh pihak pemohon (AGK-YA), sehingga gugatan pemohon tersebut menjadi premature.

”Bagaimana mungkin seseorang menggugat (sebagai pemohon), keadilan ketika orang tersebut secara TSM dan terbukti melakukan kejahatan Demokrasi berupa money politik, ” kata Ambona Muhamad, rabu (07/11/2018) pukul. 14.22 WIB.

D, MK RI harus mengambil keputusan berdasarkan realita yang terjadi pada saat PSU di Maluku Utara.

”Kami minta dan berharap para Hakim di MK RI tidak masuk angin serta tidak mendapat tekanan Politik dari petinggi partai yang saat ini berkuasa, ” ungkapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *