oleh

12 Hari Gelar Operasi Pekat, Polda Malut Panen Tangkapan

-Daerah-496 views
AKBP Hendri Badar didampingi Kaur Lipprodok Humas Polda Malut, Iptu Adam Conoras, saat Konferensi Pers, Senin (12/8/2019) | Foto : Yudi Humas Polda.

TERNATE – Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara merilis hasil pengungkapan Operasi Pekat Kieraha I 2019 yang digelar selama selama 12 hari mulai tanggal 30 Juli sampai 10 Agustus 2019.

Dalam Press Konfrence siang tadi, AKBP Hendri Badar yang didampingi Kaur Lipprodok Humas Polda Malut, Iptu Adam Conoras, menyatakan, sebanyak 158 orang terjaring Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan tentang Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat) di 110 titik rawan.

“hasilnya menangkap 158 orang, 82 kasus di 110 tempat. Operasi pekat ini juga paling banyak kasus miras dan prostitusi” kata Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendri Badar, Senin (12/8/2019)

Lanjut Hendri, Operasi ini pengungkapannya mulai dari kasus peredaran minuman keras, narkoba, perjudian, praktik prostitusi dan pencurian,” tambahnya

Dalam Operasi Pekat Kieraha I tahun 2019 Polda Malut juga berhasil mengamankan benda dengan rincian 3.424 kantong plastik Cap Tikus, 164 botol kecil, botol sedang 30 dan botol besar Cap Tikus sebanyak 829 liter.

“tentunya, dalam operasi ini, personel diharuskan mengedepankan penegakkan hukum yang didukung dengan kegiatan fungsi Kepolisian Iainnya,” terangnya.

Hal tersebut untuk menjamin ketertiban, kepastian dan perlindungan hukum bagi masyarakat dalam menciptakan serta memelihara situasi kamtibmas dan kondusivitas menjelang Hari Raya Idul Adha 1440 H, dan Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke – 74 tahun 2019 di wilayah hukum Polda Malut.

Operasi Pekat Kieraha I tahun 2019 yang dilaksanakan selama 12 hari ini, Polda Maluku Utara juga mengamankan benda diantaranya 19 botol bir, 38 kaleng bir, 29 botol bir hitam, 4 botol sedang ciu, 6 kantong plastik ciu , 70 liter ciu dan 3.070 liter saguer.

Sedangkan untuk kasus narkoba di Polda Maluku Utara dan Polres Halmahera Utara terdapat lima kasus judi, di Polda Malut 1 kasus, Polres Tenate (2), Polres Kepulauan Sula (1) serta Polres Halut 1 kasus dan 21 kasus prostitusi. (IL Fcs)

Komentar