oleh

Abdi Hamadaeng Peluang Besar Ganti Husni Bopeng

-Politik-2.131 views
Abdi Hamadaeng

TERNATE, Fokusmalut.com | Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nasdem Kota Ternate Husni Bopeng, Kamis (10/1/19) resmi mengundurkan diri sebagai anggota DPRD Kota Ternate.

Surat pengunduran diri keluar sejak Rabu (9/1/19) dan diterima langsung oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Ternate, Safia M. Nur.

“Sementara suratnya lagi diproses karena baru masuk dan disposisi pimpinan baru tadi terlaksana,” ungkap Sekwan.

Surat pengunduran diri yang diterima Sekwan tidak disertai dengan lampiran calon penggantinya, sehingga Husni Bopeng dimintai untuk memberikan calon nama pengganti dirinya supaya proses PAW dipercepat.

“Kami juga akan melayangkan surat ke Pimpinan Partai Nasdem untuk meminta pergantian antar waktu dan diproses selanjutnya,” kata Sekwan.

Menyikapi pengunduran diri darinya, Husni Bopeng mengatakan bahwa suratnya sudah dilayangkan ke DPRD Kota Ternate dan akan dibawa dalam rapat Banmus.

”Dalam rapat Banmus itu jika sudah diputuskan maka langkah selanjutnya ke KPU untuk menetapkan calon pengganti pemenang nomor urut dua. Setelah itu DPRD Kota Ternate mengusulkan ke Walikota,” ujar politisi yang biasa disapa Ibu Nini Bopeng.

Ketika ditanyai siapa calon pengganti dirinya, Husni mengatakan calon pemenang kedua pada saat Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2014 lalu. Pemenang kedua itu Abdi Hamadaeng yang memperoleh suara 300 lebih.

“Dalam waktu dekat juga internal Partai Nadem akan menggelar rapat untuk menetapkan Abdi sebagai calon PAW,” tutup Nini Bopeng.

Abdi Hamadaeng, saat dikonfirmasi secara terpisah mengatakan bahwa dirinya juga sudah mendengarkan berita pengunduran diri dari ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nasdem, Kota Ternate. Bahkan Abdi mengutarakan kesiapannya jika ditunjuk sebagai PAW Menggantikan Husni Bopeng.

Hal serupa juga diakui oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nasdem, Kota Ternate, Abdullah Bandang.

“Surat itu juga sudah sampai ke pengurus DPC Nasdem dan kita tetap mengacu pada PKPU untuk menindaklanjuti suara terbanyak kedua,” jelasnya. (ieL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *