oleh

Areal Tambang BPN Weda Longsor

-Kabar Utama-1.343 views

Tiga Orang Tewas, Dua Orang Luka Berat

Lokasi longsor dikawasan pertambangan BPN desa Fritu Weda

WEDA – Tiga orang kariawan perusahan Tambang, PT. Bakti Pertiwi Nusantara (BPN) di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), dinyatakan tewas dalam insiden tanah longsor pada Minggu (10/3) sekitar pukul 03.00 wit dini hari. Longsor yang terjadi di areal Perusahan Tambang PT. BPN yang berlokasi di Desa Pritu Kecamatan Weda Utara itu, berawal dari ke tiga korban atas nama Yanto (31) asal Morotai, Yusup (40) asal dari Toraja Sulawesi Selatan dan Hendra (25) warga  Desa Fritu bekerja sebagai operator alat berat dan beberapa rekan mereka sedang melakukan pekerjaan di lokasi moro-moro yang merupakan area pertambangan nikel milik PT. BPN, saat melakukan pekerjaan tiba tiba tanah longsor, sehingga ketiganya tidak mampu menyelamatkan diri dan tertimbun tanah.

Menurut Novian Sumampau rekan ketiga korban yang saat ini selamat ketika ditemui wartawan di RSUD Weda menyatakan, waktu kejadiaan dirinya tidak melihat kejadian longsor dari arah mana, pada saat itu dirinya sudah tertimbun material longsor. Novian mengaku, dirinya saat sadar sudah dibawa timbunan tanah longsor, sehingga dirinya berusaha untuk keluar dari material tanah dengan mengunakan tangan.

”Puji Tuhan saya masih bisa selamat dari musibah longsor, karena atas bantuan teman teman di lokasi,”ungkap pria asal Kota Manado Sulawesi Uatara itu dengan nada sedih.

Sementara Humas BPN Said yang dikonfirmasi menyatakan, atas permintaan pihak keluarga. Ketiga korban sudah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.”Semua korban ada lima orang, tiga orang dinyatakan meninggal dan telah dikembalikan ke kampung halman masing masing, sementara dua korban selamat masih menjalani perawatan di RSUD Weda,”katanya.

Novi Sumampau korban selamat saat berada di RSUD weda yang di dampinggi anggota polsek Weda

Terpisah Kapolres Halteng AKBP Andri Hariyanto mengatakan, saat ini pihak kepolisiaan masih melakukan penyelidikan penyebab terjadinya longsor di areal pertambangan dan meminta keterangan para saksi yang ada di TKP.

”Jadi belum pasti penyebab terjadinya longsor. Sementara masih dalam proses penyelidikan, jadi dugaan sementara bisa jadi karena kelalalaian manusia atau faktor alam. Intinya kami masih melakukan penyelidikan,”tegas Kapolres

(iLx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *