“Film itu bagaimana gagasan disampaikan ke ruang publik, untuk membangun ekosistem sehari-hari. Film itu membangun kesadaran atas bangsanya, keadaan bangsanya. Tema dengan memberikan edukasi soal kemajemukan, keragaman, kewarganegaraan dan kebudayaan, untuk membimbing dan membangun peradaban masa depan Indonesia,” katanya.
“Film bukan menjadi alat propaganda, tetapi upaya keragaman kita untuk menghadapi ancaman yang ingin merusak persatuan kesatuan bangsa Indonesia. Film yang baik menampilkan realitas, untuk penonton bisa berdialog dengan dirinya sendiri dan menerima kenyataan, serta harapan yang lebih baik untuk Indonesia.” ujarnya.
