Benny, sapaan akrabnya, mengajak mahasiswa untuk menjadi penyelenggara nilai-nilai bela negara.
“Bela negara bukan lagi soal angkat senjata, tetapi sekarang ini, bela negara, untuk anak muda, adalah mampu menyelenggarakan nilai-nilai bela negara, seperti tolong menolong, solidaritas, menjaga persatuan dan kesatuan, keakraban, kesetiaan terhadap bangsa dan negara, pelestarian kebudayaan dan nilai-nilai bangsa,” sebutnya.
Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP itu menyoroti pengalaman bangsa Indonesia setelah tahun 1998.
