oleh

Bermaksud Sampaikan Aspirasi Masyarakat, Aprima Dipukul Wawali Tidore dan Sejumlah ASN

-Daerah-9.211 views
Aprima Tampubolon saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media terkait kasus pengeroyokan | Foto: IeL Fcs

TERNATE – Nasib sial dialami oleh seorang warga asal Kelurahan Dokiri Tidore Kepulauan (Tikep), Aprima Tampubolon (32), Selasa (9/7/2019) Pukul 10.25 Wit.

Pasalnya, Aprima dikeroyok oleh Kepala dinas (Kadis) Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD), Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen beserta sejumlah ASN di Kantor Walikota Tidore Kepulauan (Tikep).

Kejadian ini bermula pada saat, Aprima Tambubolan, pergi ke kantor Walikota Tidore untuk bertemu dengan walikota dengan maksud menyampaikan aspirasi masyarakat terkait dengan masalah banjir yang dialami oleh Masyarakat Dokiri lingkungan tujuh.

Korban (Aprima-red) awalnya sudah berembuk dengan warga sekitar untuk mencari solusi penanganan banjir. Korban juga sudah menyampaikan aspirasi ini ke lurah setempat dan Camat.
“kegelisahan masyarakat ini saya sudah sampaikan ke lurah dan camat setempat, Karena setiap kali hujan warga setempat rumahnya selalu terkena banjir” ucap Aprima pada saat ditemui sejumlah media dikediamannya, Selasa (9/7/2019).

Awalnya Aprima berniat menemui Walikota Capt. Ali Ibrahim namun dilerai oleh sespri dan ASN dikantor tersebut.

Sialnya, niat baik korban disikapi negatif oleh Kadis BPMD dan Wawali Tidore. Korban juga dicaci maki dengan kata-kata yang negatif.

Bermulah dari situlah Korban dikeroyok ramai-ramai oleh sejumlah ASN Kantor Walikota Tikep.

Sekedar diketahui, pada saat dikeroyok, korban membawa anaknya dengan inisial RT (4), “Saya juga minta pertanggung jawaban karena mental anak saya terganggu,” tegasnya.

Atas kejadian ini, korban sudah divisum dan melaporkan ke Polda Maluku Utara, “Bengkaknya sudah divisum dan saya juga sudah buat laporan resmi ke pihak kepolisian dengan kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh Kadis BPBD dan wakil walikota tidore,” tutupnya. (IL Fcs)

Komentar