oleh

DPRD Halbar Diminta Terbuka Soal Agenda Kerja

-Daerah-1.076 views
Sophian Selajar

JAILOLO – Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, meminta DPRD Halmahera Barat (Halbar) terbuka soal kinerja DPRD selama tahun 2018-2019.

Dosen Hukum Unkhair Sophian Selajar, SH.MH kepada wartawan Rabu (20/2/19) menyatakan, DPRD adalah lembaga wakil rakyat, tentunya setiap kegiatan baik konsultasi ke Kementrian ataupun kegiatan monitoring harus disampaikan secara terbuka, misalnya dalam satu tahun apa yang dilakukan DPRD di Jakarta dan hasil konsultasi di Jakarta apa hasilnya, karena setiap konsultasi ke Jakarta menghabiskan anggaran yang cukup besar.

“DPRD harus jujur berapa anggaran yang dihabiskan dalam satu tahun dan hasilnya apa, sehingga masyarakat bisa tau apa sebenarnya yang dikerjakan DPRD ketika berada di Jakarta,”ungkapnya.

Ia menambahkan, konsultasi yang dilakukan DPRD ke Jakarta menggunakan anggaran daerah, olehnya sebagai bahan pertanggunjawaban ke publik.

“Jadi apa yang dilakukan selama berada di Jakarta bisa diketahui dan dalam satu tahun apa yang sudah direncanakan untuk dikerjakan,”katanya.

Selain anggaran perjalan, DPRD juga memiliki dana aspirasi dan itu semua diterima anggota DPRD, jadi DPRD harus memaparkan anggaran aspirasi yang dibebankan dalam APBD itu untuk apa dan peruntukannya kepada siapa, sehingga pertanggungjawabannya jelas.

“Kalau anggaran aspirasi DPRD digunakan untuk kegiatan fisik, maka bisa tumpa tindi dengan program Pemda, sehingga DPRD harus berani membuka apa saja kegiatan yang dilakukan setiap tahun, agar masyarakat tau apa yang dikerjakan DPRD ketika memimpin,”pungkasnya.

(HB)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *