oleh

Gelar Vicon, Kapolri Inginkan Pemilu di Malut Berjalan Aman

-Politik-1.444 views


TERNATE – Kapolri Jendral Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, bersama penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) menggelar Video Conference (Vicon).

Vicon Kapolri, Panglima TNI, KPU dan Bawaslu Pusat bersama Kapolda Malut, Danrem, KPU dan Bawaslu, pada Rabu (20/3/19), membahas tentang persiapan dan pengaman menjelan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilres).

Kapolda Malut Brigjen (Pol) Suroto bersama Danrem, KPU dan Bawaslu usai mengikuti Vicon di lantai III Mapolda Malut menyampaikan, sesuai hasil Vicon bersama Kapolri dan Panglima TNI, Kapolri menginginkan pelaksanaan pemilu 2019 berjalan aman, tertib, damai dan sejuk, selain itu Kapolri juga berharap agar partisipasi masyarakat saat pelaksanaan Pemilu juga tinggi. Olehnya itu, kesiapan dalam rangka penyelenggaraan pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) pada April 2019 mendatang, Polri telah menyiapkan antisipasi dalam pengamanan tahapan-tahapan pemilu.

“Minggu (24/3/19) sudah mulai memasuki tahapan kampanye terbuka hingga 13 April. Kampanye terbuka itu pasti ada pengerahan massa, itu yang kami antisipasi jangan sampai terjadi benturan antara massa pendukung paslon,” kata Kapolda.

Selain itu, kata Kapolda, pihaknya juga telah mulai melakukan persiapa terkait distribusi logistik pemilu dari KPUD Provinsi sampai ke TPS agar pada H-1, logistik sudah bisa sampai ke TPS. Pengamanan tersebut berlangsung hingga ke pemungutan suara, penghitungan suara bahkan sampai selesai seluruh tahapan.”Vicon tadi di cek kesiapan-kesiapan pelaksanaan pemilu,” katanya.

Jenderal bintang satu itu menyatakan, dalam pengamanan tersebut, pihaknya menerjunkan 3.900 lebih personel dan ditambah dengan prajurit TNI sekitar 400 lebih. Bahkan Kapolda mengaku, Maluku Utara masuk dalam indeks kerawanan pemilu. Sesuai yang dipetakan oleh Mabes Polri itu, salah satu faktor dilihat dari kondisi geografis Maluku Utara, sehingga hal tersebut harus diantisipasi bersama antara pihak penyelenggara dengan pihak keamanan dan pemerintah daerah.

“Kami sudah bicarakan dengan pihak TNI, KPU dan Bawaslu, karena logistik ini baru berangkat dari Makassar dan akan tiba di Ternate akhir pekan ini. Kami sudah merencanakan bagaimana langsung mendistribusi ke kabupaten kota,” tutur Kapolda.

Orang nomor satu di Polda Malut itu menyatakan, personel yang disediakan dalam pengamanan pemilu sejauh ini masih maksimal. “Tapi kalau perkembangannya buruk, maka kami akan minta di back up. Tapi semoga pemilu ini berjalan aman dan lancar,” harapnya.

Terpisah ketua KPU Malut, Sahrani Sumadayo menyatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan KPU Kabupate/Kota Se-Maluku Utara untuk menyiapkan diri bagaimana menerima logistik pemilu termasuk dengan penyortiran yang melibatkan aparat kemanag. “Sekarang logistik sudah dalam perjalanan, sehingha jika logistik itu tiba langsung dilakukan sortir,” pungkas Sahrani, mengakhiri. (fifi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *