
Sementara dilokasi rumah sakit, Dirut RSUD Labuha, Asia Hasjim, mengatakan ada 18 pasien untuk sementara dirawat di tenda darurat milik TNI/Polri dan BNPB di Halsel lantaran sejumlah pasien dan tenaga medis trauma pascagempa tersebut.
Sejauh ini, sejumlah kerusakan di Gedung RSUD Lebuha yang terjadi akibat gempa tersebut belum bisa ditaksir.
“Ada berapa ruangan dinding pecah dan plafon yang jatuh seperti IGD, Ruangan bedah, kamar operasi, laboratorium Sejumlah ruangan lainnya,” jelas Dirut kepada fokus Malut di RSUD Labuha malam tadi.
Getaran gempa juga menyebabkan beberapa rumah warga kota Labuha dan kantor pemerintahan di Halsel mengalami kerusakan yang menyebabkan material pagar rumah berupa bongkahan batu dan tela menutup jalan.
Hingga saat ini Belum ada laporan korban jiwa akibat gempa ini.
(Bz)
