oleh

Gempa Halsel Sebabkan Puluhan Rumah Rusak Parah

-Daerah-3.128 views

HALSEL – Gempa magnitudo yang mengguncang Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Minggu kemarin dengan kekuatan 7,2 Skala Richter (SR) itu menyisahkan luka mendalam bagi warga di Kabupaten Halmahera Selatan. Tidak hanya di Gane Timur dan Gane Barat tetapi juga di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Bacan Timur, Desa Bori,  Desa Nyonyifi, Bacan Timur Tengah, desa Wayatim dan Bacan Timur Selatan, desa Pigaraja dan desa Liaro.

Kepala Desa Pigaraja, Kecamatan Bacan Timur Selatan,  Arisno Dewaputu kepada Wartawan via telepon seluler mengatakan saat gempa kemarin ada puluhan rumah warga yang mengalami kerusakan parah dan ringan.

“Saat gempa kemarin ada sekitar 21 rumah warga di Desa Pigaraja mengalami rusak parah dan ringan,” tandasnya.

Lanjut kades Pigaraja, menyatakan gempa sejak kemarin hingga dini hari masih terus berlanjut, sehingga masyarakat desa Pigaraja masih mengungsi di dataran tinggi.

“Gempa susulan terus menerus sehingga masyarakat masih siaga di tempat pengungsian,” kata kades Pigaraja.

Sementara Kepala Desa Liaro, Najarlis Hi. Mansur via telepon seluler mengatakan gempa kemarin ada puluhan rumah warga yang mengalami kerusakan parah dan ringan.

“Saat gempa kemarin ada sekitar 30 rumah warga di Desa Liaro mengalami rusak parah dan ringan dan kami sudah laporkan ke BPBD Halsel,” ungkapnya.

Ditanya apakah ada korban Jiwa.? Najarlis mengaku sampai sejauh ini tidak ada yang korban jiwa, hanya masyarakat masih mengamankan diri digunung karena takut terjadi tsunami.

“Tidak  ada korban jiwa,  namun sebagian besar masyarakat mengungsi dan sebagian lainya tetap berada di kampong (kampung). Tetapi saya sudah menghimbau agar warga jangan panik hanya saja tetap beriktiar dan waspada.  Jika terjadi gempa saya mengimbau bagi warga yang berada dalam rumah  agar keluar, dan  bagi warga yang dekat pantai segera menjauh untuk mencari titik aman, tidak dekat dengan pohon besar,” ucapnya.

Sementara itu, Kades Nyonyifi,  Guntur Idris ketika dikonfirmasi wartawan media ini dia menjelaskan ada puluhan rumah warga yang mengalami kerusakan parah dan ringan dan semua warga mengungsi dataran tinggi hingga sekarang.

“Ada sembilan (9) rumah warga yang rusak parah, tiga rusak ringan. Kalau untuk masyarakat sementara masih dilokasi pengungsian yakni diatas gunung karena dikhawtirkan terjadi gempa susulan dan tsunami. Saya berharap ada bantuan kepada warga,” cetusnya.

Terpisah Sekda Halsel,  Helmy Surya Botutihe ketika dikonfirmasi, mengaku hingga saat ini Pemerintah belum mengtahui angka persis atau jumlah pasti berapa rumah warga yang rusak akibat gempa yang terjadi kemarin tetapi bisa dipastikan ada ratusan rumah.

“Kita baru akan melakukan pendataan karena kerusakan rumah warga ini tidak hanya di Gane tetapi ada juga di Kecamatan Bacan Timur, Timur  Selatan  dan Timur Tengah,” tandasnya. (nt)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *