oleh

Halbar Dapat Kucuran Anggaran Rp 80 Miliar Dari Provinsi

-Daerah-1.924 views
Bupati Danny saat memukul gong sebagai tanda di bukanya Musrembang tingkat Kabupaten

JAILOLO – Komunikasi dan koordinasi yang intens dilakukan oleh Bupati Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut), nampaknya tidak sia sia. Pasalnya, sinkronisasi program yang dilakukan oleh Bupati Danny bersama Pemprov Malut, akhirnya membuahkan hasil, sehingga di tahun 2019 ini, Halbar mendapat kucuran anggaran dari Pemprov, kurang lebih Rp.80 miliar.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembanggunan Daerah (Bappeda) Provinsi Samsuddin Banyo, ketika menghadiri pembukaan Muswara Perencaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Halbar tahun 2020.

Samsuddin menyatakan, pelaksanaan Musrembang Kabupaten Halbar kemarin dihadiri beberapa Dinas teknis dari Provinsi, ini menunjukan bahwa komitmen Pemprov, tetap memberikan dukungan kepada Pemkab Halbar dalam hal pembangunan infrastruktur, olehnya itu, program skala prioritas harus sinergi antara Pemprov dan Kabupaten/Kota.

”Untuk tahun ini, pemprov mengalokasikan anggaran Rp. 54 miliar, untuk insfrastruktur jalan, Rp. 7 miliar lebih untuk kawasan pemukiman dan ada juga anggaran untuk perikanan dan pertanian, sehingga totalnya kurang lebih Rp.80 miliar yang akan masuk ke Halbar tahun ini,”ungkapnya.

Samsuddin berharap, saat ini semua program sudah diinput melalui e-plening, makanya usulan program kegiatan tahun 2020 harus disampaikan lebih awal, sehingga bisa masuk dalam sistem. Samsuddin juga mengaku, rencana pembangunan pabrik minyak kelapa di sidangoli, Pemprov siap memback up, sehingga program kegiatan tahun 2020 harus disampaikan lebih awal oleh dinas pertanian, agar bisa masuk dalam sistem e-pleaning.

Baca Juga:  Jalin Silaturahmi, Polres Halteng Gelar Bukber

”Infrastruktur jalan Jano-Kedi Kecamatan Loloda, sudah masuk provinsi, sehingga tahun ini bisa dituntaskan,”jelasnya.

Pelaksanaan musrembang tingkat kabupaten, kata Dia, merupakan forum musyawarah antar para pemangku kepentingan pembangunan dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Halbar tahun 2020.

”Musrembang tentunya dilakukan secara berjenjang, sinergi serta mengakomodir berbagai masukan yang konstruktif dari berbagai pihak dalam rangka mewujudkan “masyarakat halmahera barat yang cedras, religius, berbudaya, sehat, sejahtera yang bermoral dan ber-integritas,”katanya.

Musrembang yang dilaksanakan pada hari ini juga merupakan tahap akhir dari proses musrembang tingkat kabupaten yang telah dimulai dari musrembang desa, musrembang kecamatan dan forum lintas perengkat daerah (forum lpd) beberapa waktu lalu.

Sementara Bupati Danny Missy dalam sambutannya menyampaikan, apa yang disamapikan kepala Bbappeda provinsi harus menjadi acuan bagi SKPD Halbar untuk menyusun Program kerja tahun 2020.

”Saya berharap kepada Kepala Bappeda Provinsi dan Gubernur Malut, agar anggaran tahun 2020, bisa sedikit naik dari Rp 80 miliar menjadi Rp 100 miliar, kata Danny.

Orang nomor satu dilingkup Pemkab Halbar itu berharap, Musrembang tingkat kabupaten ini, akan diperoleh kesepakatan dalam merencanakan program-program pembangunan yang sifatnya strategis dan bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pendapatan masyarakat di daerah, agar program yang direncanakan dapat berdaya guna dan berhasil.

”Kesemuanya itu dapat terwujud dengan baik dengan koordinasi lintas sektor bukan hanya pada tahapan penyusunan rencana, namun sampai pada pelaksanaan rencana,”pungkasnya.

(HB/pn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *