oleh

Harga Kopra Masih Anjlok, Ribuan Mahasiswa Ancam Tolak Pemilu 2019

-Kabar Utama-1.566 views
Pembakaran Ban bekas didepan kediaman Gubernur Maluku Utara

TERNATE – Ribuan Mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Perjuangan Rakyat (KOPRA) Kembali melakukan aksi demonstrasi untuk menagih janji Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara. Aksi tersebut dilaksanakan didepan Kediaman Gubernur kelurahan Kelurahan Kalumpang, Senin (26/11/2018).

Kordinator Aksi Hernando, dalam aksinya menganggap pemerintah Provinsi telah membohongi masyarakat Maluku Utara, karena pada aksi jilid dua lalu sudah ada hasil kespakatan antara Mahasiswa mewakili masyarkaat dan Pemerintah Provinsi yang diwakili oleh Hi. Muabdin Hi. Rajab selaku Sekprov serta Kepala Dinas Pangan,Saiful Turuy.

Baca juga: Desak Naikan Harga Kopra, Ribuan Mahasiswa Bentrok Dengan Polisi

Pada aksi itu, dihadapan masa aksi, Sekprov dan Kadis Pangan menyampaikan  sudah ada kesepakatan antara Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara untuk menaikan harga Kopra secara resmi pada hari Senin (26/11/2018). Kenyataaanya, tidak ada kepastian bahkan yang didapatkan adalah kebohongan besar.

“Tidak ada kejelasan terkait dengan Kenaikan harga Kopra, kami (Mahasiswa) kesini untuk kembali menagih janji pemerintah Provinsi itu,” kata Hernando

Baca juga: Boikot Jalan Bandara Ternate, Ribuan Mahasiswa Tuntut Pemerintah Naikkan Harga Kopra

Mewakili ribuan mahasiswa pada aksi tadi, Hernando menyampaikan, jika harga kopra masih anjlok, ribuan mahasiswa ini mengancam akan melakukan aksi penolakan Pemilu  (Pileg,Pilkada/Pilpres) 2019 di Maluku Utara.

“ Apabilah wakil rakyat DPRD dan pemerintah tidak menyelesaikan  persoalan ini, kita berjanji akan melakukan aksi besar-besaran menolak Pemilu 2019 nanti,” kecam dia. (iL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *