oleh

Kanwil Kemenkumham Malut Gelar Sosialisasi Jaminan Fidusia di Taliabu

-Daerah-1.058 views
Kegiatan Sosialisasi Jaminan Layanan Fidusia | Foto: Al

BOBONG – Kegiatan sosialisasi jaminan layanan fidusia yang dilaksanakan oleh Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Maluku Utara (Malut) kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) yang bertempat di aula kantor Bupati Pulau Taliabu, Jum’at (20/03/2020).

Peserta yang ikut dalam sosialisasi ini sebanyak 50 peserta yang terdiri dari pihak pemerintahan kabupaten Pulau Taliabu, pihak Bank, dan dari elemen masyarakat.

Sosialisasi yang dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, La Hudia Usman ini menghadirkan Narasumber berkompeten di bidangnya antara lain Dosen Universitas Khairun Ternate Hardina, SH.,MH dan AKP Sahrun Hi. Sahban, SH.

Dalam sambutannya, La Hudia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Maluku Utara atas kerjasama dan silaturahmi yang terjalin baik dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu.

“Sosialisasi ini memiliki arti penting dalam memberikan keselarasan pemahaman tentang jaminan fidusia bagi masyarakat, aparat penegak hukum dan lembaga pembiayaan di Kabupaten Pulau Taliabu”, katanya.

Berangkat dari hal tersebut, Divisi Pelayanan Hukum dan Hak Asasi Manusia Kantor Wilayah Maluku Utara melaksanakan Sosialisasi Layanan Pendaftaran Jaminan Fidusia di kabupaten Pulau Taliabu.

Sementara itu, Hardina, SH.,MH dalam penyampaian materinya mengatakan jaminan Fidusia adalah jaminan kebendaan atas benda bergerak baik yang berwujud maupun tidak berwujud sehubungan dengan hutang-piutang antara debitur dan kreditur. Jaminan fidusia diberikan oleh debitur kepada kreditur untuk menjamin pelunasan hutangnya.

“Berdasarkan Undang-undang Jaminan Fidusia, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan kantor-kantor wilayahnya ditunjuk sebagai Kantor Pendaftaran Fidusia (KPF) yang menerima pendaftaran jaminan Fidusia di wilayah Republik Indonesia, dimana setiap kantor wilayah berwenang untuk melakukan pendaftaran yang dibuat di wilayah hukumnya yang sekarang telah disediakan aplikasi pendaftaran fidusia online,” ucap Hardina.

Diakhir kegiatan diadakan sesi tanya jawab antara para peserta dengan pemateri, sehingga apa yang disampaikan para pemateri diharapkan dapat dipahami dan juga bermanfaat kepada masyarakat luas. (Al)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *