oleh

Maksimalkan Pengawasan Pilkada 2020, Bawaslu Halsel Gelar Bimtek Panwascam

-Politik-1.113 views
Bimbingan Teknis  90 Anggota Panwascam se Kabupaten Halmahera Selatan

HALSEL – Untuk maksimalkan pengawasan Pilkada Halsel, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Halsel melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) kepada 90 Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Halsel yang dihelat September 2020 mendatang.

Bimtek sendiri dilaksankaan di Aula Hotel Buaman Lipu, pada Senin (13/1/2020) malam diibuka langsung oleh ketua Bawaslu Maluku Utara Muksin Amrin. Sekedar diketahui pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, Bawaslu Halsel memiliki semboyang yakni “BASIKAP” (Bawaslu Siap Awasi Kampung) dengan tagar #Bersama Rakyat Awasi Pemilu Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu.

Dikesempatan itu, mewakili Ketua Bawaslu Halsel, Rais Kahar selaku Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) menyampaikan fungsi Panwascam dalam mengawasi pilkada Halsel di wilayah kecamatan masing-masing dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Tupoksi ini adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dengan mengedepankan Soliditas, Integritas, dan Mentalitas” ujar Kordiv PHL Bawaslu Kabupaten Halsel tersebut.

Kordiv PHL, Bawaslu Halsel, Rais Kahar (Batik Biru)

Menurut Rais, kegiatan bimtek dilakukan sebagai wujud peningkatan kapasitas Panwascam dalam mengemban tugasnya. Untuk itu Peserta bimtek harus memahami materi dengan baik.

“Oleh Bawaslu Halsel disusun dalam bentuk modul yang terdiri dari Modul satu sampai Delapan. Besar harapan saya agar seluruh peserta lebih serius dalam mengikuti materi dari berbagai modul dan cara praktek yang dilaksanakan sehingga para anggota Panwacam dalam melaksanakan tugas nanti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” harap Rais.

Ia melanjutkan bahwa harus yang sudah memiliki pengalaman untuk mengerti aturan aturan dalam mengawasi tahapan pilkada sehingga kualitas demokrasi menjadi baik.

“Prinsipnya peningkatan kapasitas akan intens kita melakukan melalui supervisi agar tugas komisioner bisa terealisasi dengan maksimal” tutupnya.

(hms)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *