oleh

Peluang Lolos ke Senayan, Inilah Sosok “Burhan Ismail” Calon Anggota DPD Dapil Maluku Utara

-Politik-814 views

TERNATE – Menjelang pesta demokrasi pada tanggal 17 April 2019, berbagai lembaga survey termasuk polling jajak pendapat mulai memprediksi nama-nama yang akan lolos menjadi anggota DPR, DPRD dan DPD periode 2019-2024.

Salah satu nama yang mencuat berdasarkan salah satu polling adalah Burhan Ismail (BI) Calon Anggota  Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Maluku Utara (Malut) No. 23.

Pria yang akrab disapa “Bur Posko” ini unggul dari sederet nama populer yang maju sebagai calon senator dari Dapil Malut. Namanya memang tenar dikalangan masyarakat, apalagi para Jurnalis di Maluku Utara.

Burhan Ismail dinilai mewakili kegelisahan publik Malut dikancah nasional, bahkan BI ternyata bukan lah orang baru di kancah politik. Peluang pria yang menghabiskan waktunya di dunia jurnalis ini semakin kuat, jika pemilih di Maluku Utara adalah pemilih yang rasional. Karena, Burhan Ismail membawa gagasan.

sosok Burhan Ismail yang selalu senyum dihadapan masyarakat

“Burhan Ismail punya kans kuat untuk menuju senayan. Burhan menjual gagasan,” ungkap pengamat politik Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), Helmi Alhadar pada wartawan, Minggu (07/04/2019).

Menurut Helmi, jika kelompok muda dan jurnalis condong memilih Burhan, itu tandanya Burhan membawa gagasan perubahan. Bagi Helmi, selain membawa gagasan perubahan, Burhan Ismail juga memiliki relasi etnis yang kuat di Maluku Utara, karena politik Malut masih sangat kental dengan politik identitas.

Baca Juga:  Dihalang Saat Kampanye, TIM AMR Laporkan ke Paswascam

“Melihat pengalaman dari pemilu sebelumnya, kemungkinan pemenangnya mewakili etnik besar dan figur ketokohan dari masing-masing etnik di Maluku Utara,” tandasnya.

Kuatnya politik identitas di Maluku Utara, maka nama-nama seperti Burhan Ismail, Husein Alting, Hj. Ati Armayin, Stevi Pasimanyeku, Namto Hui Roba punya peluang untuk menuju senayan.

Burhan Ismail lanjutnya, punya gagasan perubahan yang didorong kelompok muda dan dari etnis yang besar. Dalam catatan pileg, tokoh besar seperti Sultan Ternate selalu menang,  tidak menutup kemungkinan Husein Alting yang juga Sultan Tidore memiliki peluang yang sama. Hj. Ati Armayin, bagi Helmi ada nama besar mantan Gubernur Malut Thaib Armayin, sehingga kecendurungan loyalis Hi. Thaib akan memilih Hj. Ati. Sedangkan Stevi Pasimanyeku didua kali mengikuti pileg selalu mampu mendapatkan suara terbanyak.

“Melihat kuatnya politik identitas, setiap caleg DPD lebih menekan kepada figur personal. Dimana kuatnya ikatan personal antara caleg dan konstituennya secara emosional,” jelas pengamat politik Kampus UMMU ini.

(red) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *