oleh

Pencatatan Aset Tidak Lengkap, Dikbud dan Dinkes Dapat Catatan Dari BPK

-Daerah-1.168 views

Berikan Waktu Dua Minggu Untuk Dilengkapi

Kepala Inspektorat, Julius Marau

JAILOLO – Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara (Malut) memberikan catatan pada pengelolaan aset yang menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan aset yang menggunakan Jaringan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala Inspektorat Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Julius Marau yang dikonfirmasi di kantor Bupati, Rabu (6/3/19) menyatakan, pemeriksaan pendahuluan anggaran tahun 2018 sudah dilakukan oleh BPK sejak Februari lalu dan akan berakhir pada Kamis (7/3) tadi, namun dari hasil pemeriksaan permulaan yang dilakukan oleh BPK, ada beberapa catatan yang diberikan oleh BPK, yakni pencatatan aset di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) yang menggunakan dana BOS dan aset di Dinas Kesehatan (Diknas) yang menggunakan anggaran JKN.

”Catatan yang diberikan oleh BPK menjadi tugas serius oleh Dinkes dan Dikbud, karena aset tersebut melekat di dua instansi tersebut,”ungkapnya.

Julius menambahkan, catatan yang diberikan oleh BPK itu, Dikbud dan Diknas belum mencatat aset dengan baik, sehingga banyak aset yang menggunakan dana BOS dan JKN masih banyak belum tercatat, sehingga harus dilengkapi.

”Kita sudah lakukan rapat interen, sehingga Dinkes dan Dikbud diberikan waktu dua minggu untuk melengkapi catatan dari BPK, seringga pada pemeriksaan terperinci pada April mendatang catatan dari BPK itu sudah dilengkapi,”katanya.

Ditanya apakah catatan tersebut akan berpengaruh pada opini, Julius mengaku optimis masih tetap meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), karena di tahun anggaran 2017, banyak catatan yang diberikan oleh BPK, namun semua itu mampu diselesaikan, sehingga Pemkab Halbar meraih opini WTP dari BPK.

”Sebagai pengawas keuangan di internal Pemkab, saya masih tetap optimis dapat meraih WTP, karena dari hasil pengawasan pengekelolaan keuangan di Pemkab Halbar trennya semakin membaik,”tegasnya.

(HB)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *