oleh

Pendukung AHM-RIVAI Desak Bawaslu Segera Proses Dugaan Politik Uang

-Politik-144 views

 

Ilustrasi

Sanana, Kepsul-  Pendukung AHM-Rivai melakukan aksi di depan kantor Badan Pengawas Pemilu Kepulauan Sula (Kepsul), Kamis (18/10).

Mereka mendesak Bawaslu segera memproses kasus dugaan politik uang yang dilakukan kubu AGK-YA dengan meneliti foto pegang uang AGK. Massa juga menilai pihak kepolisian tak netral mengawal pelaksanaan PSU di Kecamatan Sanana.

“Bawaslu diminta jangan diam terhadap pembagian uang yang dilakukan Gubernur AGK saat mengunjungi sejumlah masyarakat di kota Sanana,” ungkap Fiki Umaternate, salah satu massa aksi.

Demonstran yang melakukan aksi tanpa izin itu juga menyayangkan tindakan AGK yang turun ke tengah masyarakat saat PSU. Seharusnya, kata mereka, selaku petahana ia bisa membatasi diri. Tak ayal, mantan Wakil Gubernur Malut itu dituding memanfaatkan jabatannya untuk memuluskan langkahnya dalam proses pemilihan.

Terpisah, Ketua Bawaslu Kepsul Iwan Duwila kepada wartawan membenarkan isu dugaan politik uang banyak menjadi opini masyarakat. Hanya saja masyarakat tidak melaporkan ke penyelenggara.

Di sisi lain dia mengakui pihaknya tengah mendalami dugaan bagi-bagi uang yang dilakukan AGK di Umaloya. Kasus tersebut, katanya, merupakan temuan Panwascam, bukan laporan masyarakat.

“Kasus politik uang tidak pernah dilaporkan masyarakat atau tim paslon, tetapi merupakan temuan Panwascam,” ungkapnya.

Dia berharap, ke depannya masyarakat maupun tim sukses berinisiatif melaporkan pelanggaran yang terjadi disertai bukti-bukti. “Sebab penanganan kasus harus melalui mekanisme yang telah diatur,” ujarnya.

Di sisi lain, KPU Malut memastikan proses penghitungan suara di tingkat provinsi dilakukan Minggu (21/10) nanti. Saat ini, rekapitulasi suara sudah tuntas dilakukan di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

“Jadi berdasarkan perintah MK, dari PSU sudah harus disampaikan satu minggu atau 7 hari pasca pencoblosan. Jadi pencoblosan kan Rabu kemarin, nah Rabu depan hasilnya sudah harus dibawa ke MK,” jelas Ketua KPU Syahrani Somadayo kemarin (18/10).

Dia menambahkan, hingga kini proses rekapitulasi belum terhalang kendala apapun. “Kita tinggal menunggu hasil pleno di tingkat kecamatan. Namun yang jelas, Rabu pekan depan hasilnya sudah akan kita sampaikan ke MK,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *