oleh

PKH Kabupaten Halbar Keluhkan Anggaran Operasional SDM Tahun 2018

-Kabar Utama-1.677 views

 

HALBAR – Pendamping SDM Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Halmahera Barat (HALBAR) Kembali mengeluhkan sikap Kepala Dinas Sosial Samsuri Madjid yang tidak transparansi terkait dengan anggaran operasional tahun 2018, Sabtu (22/18).

Kepada Fokusmalut.com, sejumlah pendamping PKH Kabupaten Halmahera Barat mengungkapkan sikap kekecewaan mereka dan mempertanyakan anggaran dana Sharing 5% dari APBD Kabupaten Halmahera Barat yang dianggarkan untuk operasional SDM PKH tahun 2018.

“Kami yang bertugas sebagai pendamping selama tahun 2018 tidak pernah merasakan bahkan mendapatkan dana operasional tersebut” ujar salah satu pendamping PKH yang enggan disebutkan namanya.

Bagi mereka, selama menjalankan tugasnya anggaran operasional tersebut tidak diketahui sama sekali.

Padahal anggaran jutaan rupiah itu dialokasikan khusus untuk dana operasional PKH Kabupaten Halmahera Barat.

“ketika kami mempertanyakan dana tersebut hanya janji yang diberikan oleh kepala dinas sosial,” tuturnya.

Sekedar diketahui bahwa program keluarga harapan atau di kenal dengan PKH merupakan program dari kementerian sosial untuk mengentaskan kemiskinan di Negara Indonesia.

“Kami butuh kejelasan terkait dana operasional Pendamping PKH. Pencairan dana oprasional telah dijanjikan dari awal tahun 2018 hingga akhir tahun 2018. Apabilah ini belum juga terealisasi maka kami akan melaporkan kadis ke bupati,” tutupnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Barat, Samsuri Madjid ketika dikonfirmasi oleh wartawan fokusmalut via telephone, guna dimintai keterangan terkait dengan permasalahn ini tetapi enggan berkomentar dan memutuskan panggilan. (ieL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *