
HALSEL – Proyek pembangunan gardu induk (GI) PLN yang berlokasi di desa Busua Kecamatan Kayoa Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mangkrak. Pasalnya, proyek senilai miliaran rupiah ini terbengkalai selama setahun terakhir.
Akibatnya, warga di 6 (enam) desa di Kayoa Barat, belum menikmati secara utuh pelayanan 1×24 jam. Hingga saat ini masyarakat di enam desa masih menggunakan mesin milik desa, bahkan, alat-alat elektronik di rumah warga digunakan pada jam tertentu.
Berdasarkan pantauan Fokus Malut dilapangan, Senin (29/7/2019) menemukan empat bangunan tanpa ada nama papan proyek dan dua tanki penampung minyak solar tak terawat sehingga semak belukar sudah mulai menjalar dan menempel.
