oleh

Proyek Pembangunan Gardu Induk PLN Kayoa Barat Mangkrak

-Daerah-1.307 views
Pantauan salah satu wartawan Fokus Malut di areal proyek GI PLN Kayoa Barat. Tampak tanki penampung minyak solar yang terbengkalai. [ Foto : IL/Fcs ]

HALSEL – Proyek pembangunan gardu induk (GI) PLN yang berlokasi di desa Busua Kecamatan Kayoa Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mangkrak. Pasalnya, proyek senilai miliaran rupiah ini terbengkalai selama setahun terakhir.

Akibatnya, warga di 6 (enam) desa di Kayoa Barat, belum menikmati secara utuh pelayanan 1×24 jam. Hingga saat ini masyarakat di enam desa masih menggunakan mesin milik desa, bahkan, alat-alat elektronik di rumah warga digunakan pada jam tertentu. 

Berdasarkan pantauan Fokus Malut  dilapangan, Senin (29/7/2019) menemukan empat bangunan tanpa ada nama papan proyek dan dua tanki penampung minyak solar tak terawat sehingga semak belukar sudah mulai menjalar dan menempel.

Satu dari empat bangunan yang tak diselesaikan akibat bahan bangunan yang molor. [ Foto : IL/Fcs ]

Informasi yang diserap di lapangan, tidak ada lagi aktivitas pengerjaan proyek, bahkan para pekerja pun menghilang, sementara warga setempat berharap agar kontraktor yang bertanggung jawab proyek tersebut secepatnya menyelesaikan seluruh pekerjaan dimaksud.

Salah satu pekerja GI yang enggan disebutkan namanya menyatakan pembangunan gardu induk PLN ini merupakan wewenang kerja PLN di Kota Ternate Provinsi Maluku Utara. Sumber berharap, pihak kontraktor yang menangani proyek tersebut lebih transparan. Menurutnya, sesama pekerja dan pengawas beberapa bulan yang lalu sempat adu jotos diakibatkan upah kerja yang tidak merata.

“Torang (kami) sangat menyesalkan dengan adanya kelakuan kontraktor, karena bangunan tersebut sudah terlalu lama. Kemudian persediaan bahan-bahan bangunan juga sampai saat ini macet,” kata lelaki tersebut kepada Fokus Malut, Senin (29/7/2019).

Pihak kontraktor proyek GI PLN belum juga berhasil dikonfirmasi terkait molornya pekerjaan dan tidak dibayarkan upah, hingga berita ini dipublish. (IL Fcs).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *