
Ia mengapresiasi Pemda Halsel yang terus menjalin kerja sama, ikut andil membangun Unkhair, dan di tahun mendatang melalui Bupati Usman Sidik akan membangun laboratorium center.
“Bantuan tersebut sangat bermanfaat, tak hanya mahasiswa dari Kabupaten Halsel saja, tapi di Provinsi Maluku Utara,” katanya.
Selain itu, kontribusi Pemda Halsel bagian dari ikut mendorong pendidikan di Malut dan terkait dengan IKA Unkhair, bagian penting dari Perguruan Tinggi (PT).
“Lihat saja beberapa IKA yang dibentuk berbagai kampus ternama di negeri ini, baik Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Padjajaran (Unpad), ternyata dapat menentukan arah kebijakan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” terangnya.
Pengukuhan IKA Unkhair, tambah Rektor, bertujuan selain jalin silaturahmi juga diharapkan IKA tak hanya menjadi penting bagian Unkhair.
Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Unkhair Jamal Hi. Arsyad, SH., MH mengatakan pelaksanaan pengukuhan IKA Unkhair dilanjutkan dengan sosialisasi hukum bertujuan.
“Pertama, memperkuat pengetahuan, pemahaman fungsi hukum dalam pengawasan pengelolaan keuangan daerah, dan pencegahan tindak pidana korupsi. Kedua, sebagai wadah sharing akademisi, praktisi hukum dan pemerintah daerah, terkait pengetahuan, pemahaman dalam pengelolaan keuangan daerah yang baik dan pencegahan tindak pidana korupsi. Ketiga, penguatan tata kelola keuangan daerah di Kabupaten Halsel yang bebas dari Korupsi. Keempat, membantu mewujudkan Pemda Halsel, sebagai daerah dengan pengelolaan keuangan yang baik agar dapat mewujudkan pemerintahan bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN),” paparnya.(Bz)
