oleh

Selingkuh Di Kos-kosan, PNS Pemkab Halbar Terjaring Razia

-Kabar Utama-4.939 views
DA, Oknum PNS Pemkab Halbar (Berjilbap) saat ditemukan bersama selingkuhnya di kamar kos

JAILOLO – Tertangkap bersama selingkuhan di kamar kosan Desa Soakonora Kecamatan Jailolo, Darmi alias (DA) (46) pegawai negeri sipil (PNS) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) mengaku masih bujang.

Informasi yang dihimpun Focusmalut.Com. DA yang saat ini tercatat sebagai PNS Bagian Pemerintahan Setda Halbar itu, berstatus Istri orang, namun penetapan libur oleh Pemkab Halbar hingga Kamis (27/12/2018) mendatang, DA yang asalnya dari Kelurahan Dufa-dufa Kota Ternate memilih tidak kembali dan bersama selingkuhnya Irwan Talib (38) asal Desa Jalan Baru Kecamatan Jailolo.

Kedua pasangan mesum terkena razia saat Pemerintah Desa (Pemdes) Soakonora Kecamatan Jailolo, yang dipimpin Kepala Desa (Kades) Soakonora Erasmus Samodara, bersama Babinkamtibnas Desa Sokonora Brigpol Agustinus Batlajery, Babinsa Soakonora Serda Liwan Riabawono dan Staf Pemdes Soakonora, Sabtu (22/12) malam lalu.

“Saya belum menikah dan Irwan adalah pacar saya,”kilah DA saat diinterogasi oleh Babinkamtibnas Desa Sokonora Brigpol Agustinus Batlajery dan Babinsa Soakonora Serda Liwan Riabawono di Kos-kosan Desa Soakonora Kecamatan Jailolo, Sabtu malam.

 Oknum PNS Halbar saat diamankan di Polsek Jailolo, Minggu dini hari

Kronologis DA dan Irwan tertangkap basa di tempat kosan itu, sekitar pukul 23.30 wit, saat tim mendatangi kos-kosan, semua kamar mati lampu, hanya kamar yang ditempati DA dan Irwan yang lampunya menyala. Melihat hanya dua kamar yang menyala, Bhabimkamtibmas dan Babinsa mengetuk pintu kamar yang ditempati DA dan Irwan, kemudian keduanya keluar dari kamar.

“Kedua pasangan mesum tidak membawa KTP, sehingga digiring ke Polsek untuk mendapat pembinaan,” Jelas Babinkamtibmas Desa Sokonora Brigpol Agustinus Batlajery dan Babinsa Soakonora Serda Liwan Riabawono ketika ditemui Polsek Jailolo, Minggu Dini Hari.

Terpisah Kades Soakonora Erasmus Samodara menyatakan, razia yang dilakukan bersama Bhabimkamtibmas dan Babinsa Desa Soakonora itu, sudah rutin dilakukan, karena di Desa Soakonora sendiri terdapat banyak kos-kosan, sehingga razia dilakukan untuk memastikan harga baru yang belum melapor ke Pemdes.

“Kita akan terus melakukan razia untuk memastikan keamanan di Desa,”pungkasnya.

(HB)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *