oleh

Soal Pelabuhan Matui, Sahmi : Lebih Tepat Saling Melengkapi Bukan Melanjutkan Program

-Daerah-1.051 views
Sekretaris Kominfo, Sahmi Salim

JAILOLO – Pembangunan pelabuhan Kontainer di Desa Matui Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) bukan saling melanjutkan program namun lebih tepat adalah saling melengkapi.

Pasalnya pembangunan pelabuhan kontainer di Desa Matui merupakan murni atas kebutuhan masyarakat yang telah dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana tata Ruang Wilayah (RTRW) yang menjadi payung hukum tata ruang di Halbar, karena itu isyarat Perda yang tidak lain adalah keputusan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD, sehingga siapa pun pemerintahan di Halbar harus melaksanakan apa yang telah diamanatkan dalam perda RTRW tersebut, selain itu banyak hal terkait program pengembangan pelabuhan trsebut di masa Bupati Danny Missy  baru bisa terlaksana sehingga lebih tepat bukan melanjutkan program tapi saling melengkapi program yang telah dirumuskan.

”Olehnya itu, saat pak Bupati Danny Missy menjabat sebagai Bupati, langsung membuka akses pelabuhan Matui dan saat ini mulai dari akses jalan, jembatan hingga infrastruktur pendukung pelabuhan telah di rampungkan dan siap di operasikan oleh karena itu sepatutnya kita mengapresiasi kerja keras pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Danny Missy karna apa yang dilakukan semata mata demi pembangunan Halbar yang lebih baik,”kata Sekretaris Dinas Kominfo, Kehumasan, Statistik dan Persandian, Sahmi Salim ketika dikonfirmasi, Jumat (8/3/19).

Sahmi bahkan menilai, saat ini opini yang dibangun soal saling melanjutkan program kerja antara bupati sebelumnya dan bupati sekarang adalah opini dangkal dan terkesan tendesius.

”Saat ini masyarakat telah merasakan manfaat akses pelabuhan Matui yang telah  diselesaikan oleh pak Bupati Danny Missy, jadi apa yang telah dilakukan oleh pak Bupati patut diapresiasi dan tidak lagi harus menggiring masalah pembangunan ke ranah politik,”tegasnya.

Baca Juga:  22 Anggota DPRD Halbar Tes Urine

Sementara untuk pengaktifan pelabuhan, mantan Kabag Humas Pemkab Halbar itu menjelaskan, pengaktifan pelabuhan sudah dimulai sejak 1 maret lalu.

Pengaktifan pelabuhan kontainer di Desa Matui itu, berdasarkan hasil rapat antara pihak KPP Jailolo bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) beberapa waktu lalu dan telah diputuskan pengaktifan pelabuhan kotainer di Matui sejak tanggal 1 Maret lalu.

”Sesuai penjelasan dari Plt. Kepala KPP Pelabuhan Amir Saraha, seluruh aktivitas bongkar muat telah resmi dilakukan di pelabuhan matui,”pungkas Sahmi.

Terpisah kades Matui Julfi Jamin menegaskan dalam kurun waktu tiga tahun, Bupati Danny Missy mampu menunjukkan Visi-Misi atau program kerja yang disampaikan saat proses kampanye pemilihan Bupati 2015 lalu,  salah satu program yang mulai dinikmati oleh masyarakat adalah pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang saat ini mulai dinikmati oleh masyarakat.

”Warga desa Matui sebelumnya tidak pernah merasakan akses jalan dan listrik, tapi setelah pak Bupati Danny terpilih menjadi Bupati sejak 2016 lalu, jalan dan jembatan dari serta listrik sudah bisa di nikmati oleh warga desa Matui,”ungkap Kepala Desa Matui Jufri Jamin ketika di temui wartawan kemarin di Desa Matui.

Ia menambahkan, sebelum kepemimpinan Bupati Danny Missy, jalan menuju Desa Matui belum ada, sehingga masyarakat merasa kesulitan ketika berurusan di Ibu Kota Jailolo, karena harus menempuh jalur laut.

”Secara ekonomi saat ini kami sangat diuntungkan, karena masyarakat yang mau ke Jailolo sudah bisa melewati jalur darat, bahkan masyarakat yang mau ke kebun juga sudah bisa menggunakan mobil.

Selain itu, pembangunan pelabuhan Matui juga sangat menguntungkan bagi masyarakat Matui, sehingga apa yang di janjikan oleh pak Bupati sudah terpenuhi,”katanya.

(HB)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *