oleh

Tindak Lanjuti MoU, Bekraf Akomodir Delapan Usulan EK Dari Pemkab Halbar

-Daerah-1.007 views
Bupati Danny Missy saat melakukan foto bersama Deputi Bekraf RI.

JAILOLO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) telah berhasil memasukan delapan proposal Ekonomi Kreatif (EK) ke Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI. Atas keberhasilan itu, Bupati Halbar Danny Missy, melakukan presentase dukungan Festifal Teluk Jailolo (FTJ) di Bekraf RI, Rabu (6/3) lalu.

Presentase yang dilakukan oleh Bupati itu, merupakan tindaklanjut dari Momerendum Of Understanding (MoU) yang telah dilakukan oleh Pemkab Halbar bersama Bekraf sejak 2018 lalu. Bupati Danny saat melakukan presentasen didampingi Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Feny Kiat, Kadis Prindagkop Martinus Djawa, Kadis PUPR M. Yusup, Kepala DPM-PTSP Samsuddin Senen, Yayasan Expose Indonesia dan JAVARA. Peresentasi yang dilakukan oleh Bupati Danny Missy diterima langsung oleh Deputi 6 Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Wilayah Bekraf RI Endah W. Sulistianti, ST, M.FA bersama jajaran Direkturnya.”Presentase yang disampaikan oleh pak Bupati di Hadapan Ibu Deputi Bekraf adalah untuk usulan kegiatan “Theater Kuliner 7 Suku Asli” yang diharapkan akan mendapat support dari Bekraf RI dalam rangka pelaksanaan FTJ pada 24 sampai dengan 29 Juni mendatang,”ungkap Kepala Dinas Kominfo, Kehumasan Persandian dan Statistik Chizaemah Djauhar kepada wartawan, Kamis (7/3).

Usulan yang disampaikan oleh Bupati, kata Emma sapaan akrab Chuzaemah, sangat direspon oleh pihak Bekraf dan menurut Deputi Bekraf informasi tentang Jailolo sendiri sudah begitu heboh dan luar biasa, karena berbagai promosi dan terobosan yang telah dilakukan oleh Bupati, sehingga sudah beberapa kali Bekraf mensupport Halbar, diantaranya dengan membuat Film Balabala yang diputar pada saat sidang PBB, memfasilitasi 100 anak anak Halbar membawakan tarian Sasdu On The Sea (SOS) di halaman Istana Kepresidenan pada upacara 17 Agustus 2018 lalu. Bahkan Bekraf juga telah melakukan pelatihan Kriya Kain di Desa Gamtala, sehingga halbar sudah punya kain motif dengan pewarnaan alam yang sudah disuplay sebagian ke Jerman dan Perancis. Selain memberikan pelatihan kepada Kelompok SEBANG Desa Gamtala, Bekraf RI juag memberikan bantuan peralatan berupa mesin jahit dan melakukan pendampingan sampai saat ini.”Terkait dengan tindaklanjut MOU yang telah dilakukan oleh Pemkab dengan Bekraf, maka akan mendapatkan prioritas dan perhatian. Makanya dari pihak Bekraf berharap program kegiatan yang diusulkan oleh daerah diharapakan berbasis pemberdayaan masyarakat dan juga melibatkan komunitas,”kata Emma.

Mantan Sekwan DPRD Halbar itu menjelaskan, setelah tim dibentuk pada Desember 2018 lalu, tim Pengembangan Ekonomi Kreatif (Pekraf)  ALL OUT melakukan pertemuan, koordinasi dan diskusi untuk menyepakati tahapan kerja sambil mendorong percepatan penyusunan proposal untuk mengejar schedule yang ditetapkan Bekraf. Pekraf sendiri sudah melakukan survey untuk menemukan potensi Ekonomi Kreatif (EK), baik yang potensial maupun yang sudah dan sedang dikelolah oleh IKM atau UKM maupun perseorangan yang ada disemua kecamatan. Untuk hasil sementara yang sudah diperoleh menunjukkan banyak potensi ekonomi kteatif di Halbar banyak, sehingga dari hasil kerja sama Pemkab dan Bekraf, selama 3 tahun maka tahun 2019 ini, pemkab mencoba memdorong beberapa proposal ke Bekraf melalui sistem online yang diterapkan oleh Bekraf.  Dan syukur Alhamdullilah, walaupun kendala jaringan,  tetapi sudah sebanyak delapan proposal yang berhasil diajukan diinput pada 28 Februari lalu diantaranya, Krya Kain Gamtala, Kuliner dari Worat-worat, Sambal Roa dari Gamlamo, Kerajinan Besi di Tedeng, Sablon di Akediri, Fotografer di Golo, Kerajinan tangan Batok Kelapa di Acango dan Kerajinan Tangan dan Kuliner dari Worat-worat.”Untuk pengembangan selanjutnya tim akan segera melanjutkan langkah pendampingan bagi semua pelaku pengembangan Ekonomi Kreatif dan memfasilitasi serta mengatasi berbagai kendala yang dihadapi, seperti legalitas pendirian atau izin usaha, infrastrutur, modal,  pasar dan yang lainnya,” pungkasnya.

(HB)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *