oleh

Terlibat Politik, Lima ASN Pemkab Halsel Dapat Sanksi KASN

-Kabar Utama-1.298 views
Kordiv HPP Bawaslu Halsel, Asman Jamil

BACAN – Terlibat politik praktis, lima Aparatur Sipil Negera (ASN) Pemerintah Kabupaten Halmahera (Pemkab Halsel) mendapat sanksi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Lima ASN Pemkab Halsel  tersebut diberi sanksi sedang, akibat tidak netral dalam kontestasi Pemilu 2019 lalu.

Sanksi tersebut berawal dari laporan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Halsel  yang ditembuskan ke KASN. Dalam salinan surat Komisi ASN kelima ASN itu disebutkan melakukan pelanggaran  kode etik, dan kode perilaku pegawai karena telah melakukan praktek politik praktis dengan cara memposting foto kandidat calon Gubernur Malut 2018 dan pada Pileg 2019 kemarin.

Adapun kelima ASN Pemkab Halsel tersebut yaitu Ridwan Kamarullah, Santi Yalo, Soadri Ingratubun, Rusli Ismail dan Fikri Abusama. Lima ASN Pemkab tersebut diberi hukuman disiplin sedang berupa penundaan kenaikan pangkat dan tunjangan gaji.

Komisioner Bawaslu Halsel Kordiv HPP, Asman Jamil menilai, sanksi tersebut harus dijadikan sebagai pembelajaran dan edukasi politik bagi ASN Pemkab Halsel.

“Kami baru mendapat perintah dari KASN untuk mendesak Bupati menindaklanjuti pelanggaran yang di lakukan kelima ASN melalui surat KASN dengan nomor surat R-1169/KASN/4/19) bersifat segera,” ungkap Asman Jamil kepada wartawan.

Untuk itu, dengan sanksi yang didapatakan ini, Asman berharap agar ASN untuk netral dalam kontestasi politik. ,“harus belajar dari sini. Tidak boleh terlibat politik praktis,” cetusnya

Menanggapai hal itu, Bupati Halsel, Bahrain Kasuba saat di konfirmasi mengatakan, pihaknya telah menindak lanjuti Surat dari KASN tersebut. bahkan pihaknya telah melakukan sanksi hukum kepada kelima ASN, dengan sanksi sedang yaitu tidak memberikan tunjangan serta tidak menaikkan pangkat kelima ASN itu.

“Kami sudah menindak lanjuti perintah KASN untuk memberikan sanksi kepada kelima ASN yang terlibat politik kemarin dengan penahanan tunjangan mereka dan tidak menaikkan pangkat,” tegas Bupati Bahrain.

(Bz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *