Program CSR Wujudkan Generasi Lingkar Tambang Lebih Sehat

Pemberian PMT dari pihak Harita Nickel Division kepada  Ibu dan Bayi di Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan

HALSEL – Permasalahan gizi buruk atau stunting sebagai hambatan pembangunan manusia, menjadi persoalan yang belum tertangani secara optimal. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat pada 2018 sebanyak 7,8 juta atau 30 persen dari 23 juta balita di Indonesia adalah penderita stunting. Meskipun proporsinya turun dari 37 persen pada periode sebelumnya, namun angka itu terbilang masih tinggi.

Masalah gizi buruk bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja namun semua pihak juga ikut bertanggung jawab, terutama masalah gizi buruk bagi generasi Lingkar Tambang. Di kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara, melalui kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Harita Nickel Division menunjukkan kepedulian mereka terhadap kesehatan bayi dan balita di Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan.

Kegiatan yang berlangsung di Poliklinik Desa (Polindes) Kawasi, Selasa (14/5/19) itu, pihak Harita Nickel Division juga memberikan alat body weight scale baru untuk melengkapi peralatan kesehatan bagi masyarakat.

“Salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) Harita Nickel di bidang kesehatan ini bertujuan meminimalkan jumlah kasus gizi buruk bagi bayi dan balita di Desa Kawasi,” kata Penanggung Jawab kegiatan PMT, Margarita Luwudara.

Kegiatan PMT sendiri Kata Margarita, juga kerja sama antara Pemerintah Desa Kawasi dan Puskesmas Laiwui dengan tujuan agar terwujudnya balita Desa Kawasi yang sehat dan tercukupi gizinya. Bahkan konsep program PMT lebih banyak diarahkan pada penyediaan asupan gizi balita sehingga capaian kesehatan bagi bayi dan balita lebih sehat lagi.

Baca Juga:  Hutang BPJS 2 Miliar, Pihak RSUD Labuha 'Sesak Napas'

Sejauh ini telah tercatat sebanyak 88 balita Desa Kawasi terlibat dalam kegiatan PMT ini. Sedangkan makanan tambahan yang dibagikan oleh Harita Nickel Division adalah 56 dus bubur bayi, 4 karton susu, 38 bungkus biskuit, serta bubur kacang hijau siap saji yang disediakan bagi orang tua maupun anak-anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *