oleh

Bawa Ganja, Sopir Angkot Asal Tidore Diringkus BNNP Malut

-Kabar Utama-2.453 views

Tersangka Diancam 20 Tahun Penjara

Suasana press release BNNP Maluku Utara | Foto: ieL Focus Malut

TERNATE – Upaya pemberantasan peredaran Narkoba di Maluku Utara (Malut), nampaknya diseriusi oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Malut.

Hal itu dibuktikan dengan beberpa bulan terakhir ini, pelaku penyebar Narkoba terus diburu dan pada Jumat (15/2/19) lalu, BNNP Malut meringkus M. Nasir alias Ace yang telah diburu sejak lama. Tersangka M. Nasir yang berprofesi sebagai sopir angkot itu, ditangkap di Kelurahan Fitu kecamatan Kota Ternate Selatan,  sekitar pukul 02.00 WIT, tersangka sendiri berasal dari Kota Tidore Kepulauan (Tikep).

Kepala BNN Malut, Benny Gunawan mengatakan tersangka pemiliki 13 bungkus plastik berisikan daun kering dengan beret brutto ± 5,879,15 gram diduga narkotika golongan I jenis ganja.

Menurut Benny, penangkapan Nasir berawal dari petugas berantas BNN mendapatkan informasi dari informan BNN yang menyebut telah ditemukan satu paket tas plastik hitam yang terdampar dipesisir pantai Desa Lifofa, Kecamatan Oba Selatan Kabupaten Kota Tidore KepuIauan. Setelah mendengar informasi tersebut, petugas langsung menuju ke TKP dan mengamankan paket yang diduga narkotika golongan satu jenis ganja. Kemudian, petugas melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi paket tersebut milik Ace yang dititipkan kepada saksi berinisial SA yang merupakan kerabat Ace.

Dari hasil pemeriksaan, SA mengaku, tersangka Ace menitipkan barang yang dibungkus tas plastik hitam tersebut saat berada diatas kapal KM. Labobar dalam pelayaran dari Jayapura menuju Ternate.

“SA mencurigai barang yang dititip tersebut adalah narkotika jenis ganja, sehingga saksi SA yang menyebrang laut menggunakan Kapal menuju Ternate, membuang barang haram tersebut ke laut,”ungkap Kepala BNNP Malut saat menyampaikan press rilis di ruang kerjanya, Kamis (21/2/19).

Benny menambahkan, berdasarkan keterangan saksi SA, petugas BNN langsung menangkap Ace beserta barang bukti 13 bungkus plastik berisikan daun kering yang diduga narkotika jenis ganja dengan berat brutto ± 5,879,15, gram.

Barang bukti 13 bungkus plastik berisikan daun kering Narkotika jenis Ganja | Foto: ieL Focus Malut

Selain mengamankan tersangka Ace dan barang bukti, petugas juga mengamankan 1 (satu) buah telepon seluler merek Nokia berwama putih. Akibat perbuatan tersangka, lanjut Benny, tersangka diduga telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan cara menanam, memelihara, menerima, memiliki, menguasai dan menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan l jenis ganja yang dimaksud dalam Pasal 111 Ayat (1), Pasal 114 Ayat (1), Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Saat ini, tersangka telah diamankan di sel tahanan BNN untuk diproses Iebih.

“Sesuai pasal yang disampaikan, tersangka diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1 miliar,”pungkasnya.

(Fifi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *