oleh

Gara-gara Pilkades, Guru Honorer Terancam Diganti

-Pendidikan-1.149 views

Caroline Minta Pemkab Tegur Kepsek

Anggota DPRD Haltim Caroline Grace Tendean

HALTIM – Anggota DPRD Halmahera Timur (Haltim) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Haltim agar menegur Kepala Sekolah (Kepsek) yang menggunakan kewenangan untuk kepentingan Politik.

Anggota Komisi III DPRD Haltim Caroline Grace Tandean kepada focusmalut.com menyatakan, pada saat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Jara-jara Kecamatan Maba Utara pada 20 Desember lalu, Kepsek Sekolah Dasar (SD) Negeri Jara-jara Nawawi Muhammad SP.d memberi catatan di atas Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tentang pengangkatan guru honorer.

Catatan diatas SK mendikbud dengan menggunakan tulisan tangan itu, Kepsek menulis ” Pilkades pilih Hermanus”, namun permintaan Kepsek itu tidak diindahkan, makanya salah satu guru honorer atas nama  Pdt Santa Maria SPd. K, diancam diusulkan ke Dinas Pendidikan untuk diganti.

“Memang SK dari Mendikbud itu, berakhir setelah Pilkades, makanya Ibu Maria diusulkan untuk diganti, karena persoalan politik di Desa, jadi kami berharap Pemkab harus menertibkan Kepsek yang menggunakan kewenangannya dalam urusan politik, padahal kepsek adalah seorang ASN yang tidak bisa ikut campur urusan politik,”ungkapnya.

SK Dari Mendikbud yang dicoret oleh Kepsek Desa Jara-jara

Ia menambahkan, dirinya bukan bermaksud menyerang atau mengkritik pemerintah, tapi dirinya hanya berharap ada perhatian dari Pemkab Haltim dalam hal ini Dinas terkait, agar menegur Kepsek yang menggunakan kewenanganya dalam urusan politik di Desa, karena SK Mendikbud saja kepsek berani memberikan catatan diatas lembar SK itu, apalagi hanya SK Bupati atau Dinas, bisa saja di rubah.

“Saya berharap ada perhatian dari Pemkab, agar urusan pendidikan tidak dicampur adukan dengan masalah politik,  sehingga kasus seperti itu tidak lagi terulang di moment pilpres dan pileg pada 17 april nanti,”ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu, mengaku, saat ini di Haltim masih membutuhkan tenaga guru,  sehingga guru honor yang masih bersedia untuk mengabdi agar bisa diperhatikan dan masyarakat Desa Jara-Jara juga masih mengharapkan ibu Maria agar tetap mengajar di SD negeri Jara-jara.

“Besar harapan saya agar kualitas pendidikan di Haltim bisa lebih maju, tentunya dengan memperhatikan kesejahteraan dan kenyaman para tenaga-tenaga pengajar (guru) sesuai dengan program prioritas pemerintah,”pungkasnya.

(ys)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *