oleh

KPU Malut Gelar Bimtek Penggunaan Aplikasi Situng Pemilu 2019

-Politik-742 views
Kasman Tan Komisioner KPU Malut Devisi Penyelenggara Pemilu.

TERNATE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara semakin memantapkan kesiapannya menjelang pemilihan umum 2019. Hal ini dibuktikan dengan terselenggaranya bimbingan teknis (Bimtek) Pemungutan Dan Penghitungan Serta Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dan Pelatihan aplikasi situng.

Kegiatan yang berlangsung di Grand Dafam Bella Hotel kota Ternate, Jumat (22/2/19) diikuti oleh KPU Kabupaten/kota dan dirangkai dengan pelatihan penggunaan aplikasi Situng (sistem informasi penghitungan) pemilu 2019.

Aplikasi yang dikeluarkan oleh Komisi pemilihan umum (KPU) ini mampu memastikan proses pemungutan dan rekapitulasi perhitungan suara secara terbuka dan objektif.

Divisi penyelenggara pemilu KPU Maluku Utara, Kasman Tan mengatakan Situng merupakan salah satu aplikasi terobosan dari KPU RI untuk memastikan tahapan hitung pungut berjalan transparan.

“Kami rasa ini kebijakan yang diandalkan oleh KPU RI untuk menjawab kekhawatiran publik tentang hasil penghitungan suara yang betul-betul objektif dan demokratis dengan menampilkan hasil pemilihan yang transparan melalui scan formulir C1-KWK secara nasional dan dapat terbaca secara tepat,” tutur Kasman saat memandu jalannya Bimtek yang diikuti oleh ketua dan divisi teknis KPU se-Kabupaten/kota.

Aplikasi Situng sendiri digunakan untuk memastikan transparansi penyelenggaraan pemilu 2019 sekaligus mendorong partisipatif masyarakat dalam mengawal hasil pemilu kepada masyarakat.

Situng sendiri memiliki fungsi menampilkan hasil pemungutan suara dimulai dari tempat pemungutan suara (TPS) hingga ke tingkat pusat. Sehingga operator Situng masing-masing KPU Kabupaten/kota Se-Maluku Utara wajib memahami tugas pokok dan fungsinya ketika menggunakan aplikasi tersebut.

Kasman Tan mengakui penggunaan aplikasi tersebut masih terkendala dengan jaringan internet. Menurutnya Maluku Utara memiliki sejumlah pulau yang terletak di pelosok dan terkendala jaringan internet.

“Problem kita banyak, mulai dari gugus pulau, keterbatasan jaringan. Tinggal menajemen masing-masing KPU Kabupaten/kota untuk mengatasi hal demikian,” ungkapnya.

Olehnya itu, Kasman Tan menghimbau seluruh Kordinator divisi teknis KPU agar mengidentifikasi potensi permasalahan sehingga dapat teratasi sebelum hitung pungut pada tanggal 17 April 2019.

“Kami meminta agar kawan-kawan divisi teknis KPU Kabupaten/kota dari sekarang mengevaluasi serta mengidentifikasi titik-titik lemah pada saat penggunaan aplikasi Situng agar proses pelaporan penghitungan suara pada hari-H dapat selesai” pinta Kasman Tan dengan penuh harapan. (ieL Fcs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *