oleh

Panwaslu Loloda Kepulauan Enggan Proses Pelaku Coblos Lebih Dari Satu

-Politik-421 views

Alasan Ada Hubungan Keluarga Dengan Pelaku

Ilustrasi

TOBELO – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Loloda Kepulauan Kabupaten Halmahera Utara (Halut) sengaja membiarkan kasus pelanggaran Pemilihan Umum (Pemilu)  Presiden dan Wakil Presiden,  DPR RI,  DPD,  DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten, di Desa Dama.

Dugaan Panwaslu Kecamatan tidak mau atau membiarkan kasus Pemilu di Desa Dama itu, bisa terlihat karena Winarno Husen, Arman W Adam,  Annas Pitra,  Karno Saban dan yang lainnya melakukan pencoblosan lebih dari satu kali, namun, Panwaslu tidak mau memproses, dengan alasan masih ada ikatan keluarga dengan empat pelaku tersebut.

Calon Anggota Legislatif (Caleg) PKB Dapil II Galela-Loloda, Irfan Abdurrahim kepada wartawan mengatakan proses pemilu  di Desa Dama Loloda Kepulauan sengaja dicederai oleh pemilih karena ingin membela kandidat mereka sehingga nekat mencoblos lebih dari satu.

“Saya temukan bukti puluhan orang pemilih mencoblos lebih dari satu dan tertulis nama pemilih di model C7 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berbeda, “ujar Ivan

Terhadap temuan tersebut, dirinya telah melaporkan ke Panwaslu Kecamatan Loloda Kepulauan untuk diproses sesuai aturan yang berlaku. Namun ironisnya,  Pawaslu hanya memproses pemilih yang menggunakan Kartu Keluarga (KK), sementara pemilih yang mencoblos lebih dari satu tidak diproses.

“Saya sudah serahkan bukti pemilih coblos lebih dari satu dengan harapan agar dilakukan PSU di TPS 1 dan 4 Desa Dama Loloda Kepulauan.  Tetapi,  Ketua Panwaslu Loloda Kepulauan,Risbullah Hi. Rauf dan jajaran tidak mau memproses Kasus itu dengan alasan karena pelaku coblos lebih dari satu itu ada hubungan keluarga semua, maka dia menghindari aspek pidana sehingga rekomendasi Panwaslu untuk PSU hanya di TPS 3 karena ditemukan satu pemilih menggunakan KK. Kalau proses pemilu ini bersandar pada keluarga untuk apa ada Bawaslu dan jajaran sampai ketingkat desa, ” tandasnya.

Baca Juga:  Bawaslu Halsel Perketat Pengawasan Jelang  Pilkada

(Bz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *