oleh

Polisi Periksa Saksi Kasus Pemerasan Kepala Puskesmas Saketa

Kapolsek Saketa Gane Barat, Ipda. Mardan Abdurahman

HALSEL – Kepolisian Sektor (Polsek) Saketa Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut) mulai mendalami kasus dugaan pemerasan yang dilakukan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Korps Pejuang Pemuda Pemudi Indonesia (KPPPI) Maluku Utara (Malut) Muhammad Saifudin alias Amat Edet dan Ketua Bidang Intelejen dan Investigasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KPPPI Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Ruslan Abdul, terhadap Kepala Puskesmas (kapus) Saketa Kecamatan Gane Barat, Darmo Umar, senilai Rp. 50 juta

Kasus yang menjerat M.Saifudin Alias Amad edet CS itu terkuak berdasarkan laporan  kepala Puskesmas Saketa, Darmo Umar beberapa waktu lalu.

Kapolsek Saketa Gane Barat, Ipda. Mardan Abdurahman, Kepada Wartawan mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan dugaan pemerasan terhadap Kapus Saketa Darmo Umar. Kepala Puskesmas selaku pelapor kata Kapolsek juga telah dipanggil pada Kamis (19/12/2019) kemarin, untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan pemerasaan yang dilakukan oleh Ketua DPD KPPPI Malut, Amat Edet CS serta dua nama yang mengatasnamakan diri dari Kejari Halsel, yakni Jodhi Atmaenbhi SH, dan Reska Eulandari.

”Dengan pemeriksaan saksi pelapor ini nantinya kita akan dikembangkan termasuk bendahara Puskesmas Saketa yang mengetahui jumlah uang yang diserahkan itu, juga kita akan mintai keterangan,” tegas Kapolsek

Sementara terduga pemerasan, yakni Ketua DPD KPPPI Malut, Amat Edet dan Ruslan Abdul, akan dipanggil setelah pemeriksaan seluruh saksi-saksi dari pelapor. Sedangkan untuk dua nama yang mengatasnamakan diri dari Kejari Halsel, yakni Jodhi Atmaenbhi SH, dan Reska Eulandari, belum ada penjelasan resmi dari Kapolsek Saketa Iptu. Mardan.

Baca Juga:  Kejari Telusuri Anggaran Aset Rp. 4,6 Miliar

(bz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *