Ketua Majelis Pertimbangan Daerah PKS Haltim ini juga menyatakan, Banjir yang sering terjadi ini kalau tidak cepat diantisipasi, maka bisa saja dapat merusak lingkungan Warga Masyarakat sekitar, dan sala satu dampaknya adalah mempengaruhi tingkat kesehatan seperti menimbulkan adanya penyakit.
Tak hanya itu, Dirinya Mengaku, Hal ini sudah disampaikan pada saat kegiatan musrembang Kecamatan dan Musrembang Desa akan tetapi belum saja mendapat tanggapan serius dari Pemerintah Daerah.
“Persoalan banjir tersebut sudah berulang kali terjadi, kondisi 2 desa yang berdekatan itu jika turunnya hujan suda tentu akan terjadi banjir,” terang Hasanuddin.
Hasanuddin bilang, suda kurang lebih dua tahun, pemerintah desa dan kecamatan sudah sangat bijak menyampaikan hal tersebut pada saat kegiatan musrembang akan tetapi Pemda Haltim sampai sejauh ini belum juga ditanggapi dengan serius.
” Saya dan Kepala Desa Bicoli, suda sering menyampaikan hal ini ke beberapa dinas teknis yang membidangi, namun tidak ada tanggapan,” jelasnya.
Tidak sampai disitu, pihaknya juga meminta kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas PUPR dan Perkim Halmahera Timur, agar sedikit menaruh perhatian serius demi masyarakat di dua desa yang ada di Maba Selatan itu.
“ Dan perlu diingat agar dalam perencanaan tahun 2022, bisa diprioritaskan,” pungkasnya. ( Rian ).
