Mogok Massal, 7.000 Guru Honorer Garut Penuhi Jalan

“Kemarin yang membuat kami kecewa, guru honorer disebut sebagai guru ilegal,” kata Makmun, koordinator aksi demonstrasi itu, dalam orasinya di hadapan massa pengunjuk rasa.

Para guru, katanya, menyadari bahwa mereka telah meninggalkan tugas mengajar selama berunjuk rasa itu. Namun mereka berkomitmen menggantinya di hari lain sehingga para siswa tetap mendapatkan pelajaran.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada pejabat Pemerintah Kabupaten Garut yang menerima perwakilan pengunjuk rasa. Perwakilan guru honorer secara bergantian berorasi di halaman gedung DPRD.

Baca Juga:  Gara-gara Pilkades, Guru Honorer Terancam Diganti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *